Selasa , 17 Mei 2022

261 Mahasiswa Pascasarjana Unilak Ikuti Tes Potensi Akademik dan Toefl

Riaupintar.id — Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru yang memiliki dua program studi (Prodi) yaitu prodi Magister Manajemen dan Magister Ilmu Hukum melaksanakan Tes Potensi Akademik (TPA) dan Test Of English as a Foreign Language (TOEFL) kepada 261 mahasiswa.

Pelaksanaan tes mengikuti protokol kesehatan dengan ketat, menggunakan masker dan duduk saling berjarak. Tes berlangsung selama tiga hari Kamis hingga Sabtu 16 hingga 18 Desember 2021.

Peserta tes dari Magister Ilmu Hukum berjumlah 130 orang dan Magister Manajemen 131 orang. Sejumlah peserta tampak menggunakan seragam putih hitam.

Dihari kedua (Jumat) pelaksanaan tes, Direktur Pascasarjana Unilak Prof Dr Syafrani tampak langsung memantau ujian yang dilakukan di labor Balai Bahasa Unilak gedung Rektorat lantai satu.

Saat itu peserta ujian TPA dan TOEFL tampak serius dan antusias mengerjakan soal yang ada dilayar komputer, seluruh peserta tampak menggunakan masker dan saling duduk berjarak.

Syafrani ditemui saat meninjau pelaksanaan tes mengatakan, peserta adalah mahasiswa baru pascasarjana Unilak, ada dua tes yang diikuti peserta yaitu TPA dan TOEFL.

“Tes ini sebagai suatu syarat masuk pascasarjana Unilak, pelaksanaan ini telah disampaikan juga kepada tim Pengawasan, Pengendalian dan Pembinaan (Wasdalbin) LLDIKTI Wilayah X. Secara prinsip mereka menerima, harapan kita dari pelaksanaan ini semua bisa lulus dengan baik dan tidak ada yg mengulang, kita telah sosialisasikan sejak awal kepada peserta sebelum pelaksanaan tes,” ujarnya.

Sementara, Kepala Balai Bahasa Unilak Kurniawan MPd yang dihubungi Sabtu 18 Desember 2021 mengatakan, Balai Bahasa menyiapkan 4 ruangan untuk pelaksanaan tes TPA dan TOEFL.

“Satu ruangan berkapasitas untuk 15-30 orang. sebelum pelaksanaan tes, kita telah melakukan persiapan berupa pembersihan ruangan dan sesuai protokol kesehatan,” jelasnya.

Dikatakan Kurniawan pelaksanaan tes TPA ini online ke Pusat Layanan Tes Indonesia (PLTI), untuk pelaksanaan tes TPA waktunya 2,5 jam dan TOEFL dua jam. Setiap hari ada 4 sesi.

“Balai bahasa juga melakukan cek suhu, dan menyediakan masker sebanyak tiga kotak,” pungkasnya. (rls)

Baca Juga

Program Doktor Ilmu Hukum UIR Raih Akreditasi B

Riaupintar.id — Suatu kebanggan bagi Universitas Islam Riau (UIR) terkhusus Program Studi Doktor Ilmu Hukum …