Sabtu , 26 September 2020

Cerdaskan Anak Bangsa, Unri Selalu Memegang Amanat Undang-Undang

Ketua Senat dan Rektor Unri saat memebri ucapan selamat kepada Dr Mahdum dan Dr Yustina.

Riaupintar.id — Sebagai institusi pemerintah, Universitas Riau (Unri) memegang amanat undang-undang dalam rangka turut mencerdaskan anak bangsa. Maka dari itu, Unri menyelenggarakan pendidikan bermutu.

Hal itu disampaikan Rektor Unri Prof Dr H Ars Mulyadi DEA, dalam sambutannya pada sidang Senat Terbuka Pengukuhan Prof. Mahdum Muhammad Adanan, Ph.D., M.Pd., Drs dan Prof. Dr. Yustina, M.Si. Sebagai Guru Besar FKIP Unri, Selasa 22 Oktober 2019.

“Jika kembali kita hubungkan dengan orasi ilmiah yang disampaikan Prof. Mahdum Muhammad Adanan, Ph.D., M.Pd., Drs tersebut, maka peningkatan kualitas pendidikan itu, diantaranya meliputi, Peningkatan program pendidikan, Peningkatan Institusi, Penataan Sistem Informasi Manajemen, dan
Peningkatan Sumber Daya Manusia,” kata Rektor Unri.

Aras melanjutkan, begitu pula dengan gagasan yang tertuang dalam orasi ilmiah yang disampaikan Prof. Dr. Yustina, M.Si, maka meningkatkan kualitas pendidikan itu diantaranya adalah melalui Penerapan Pendidikan berbasis konstruktivisme.

“Dengan melakukan pendidikan berbasis konstruktivisme ini, pengajaran yang bermutu dapat berimplikasi terhadap peserta didik. Bukan hanya berimplikasi terhadap peserta didik, namun terciptanya pembelajaran yang baik di ruang kelas ke lingkungan atau lingkungan ke ruang kelas yang ada,” jelas Aras.

Selanjutnya, kata Aras, dari pelaksanaan metode ini maka dapat pula menghasilkan pendidikan yang bermutu dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan di Universitas Riau. Gagasan-gagasan inilah yang diperlukan oleh
Universitas Riau selaku penyelenggara Pendidikan Tinggi di negara ini.

“Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya kembali menghimbau kepada Guru Besar yang ada di Unri untuk selalu berinovasi. Lebih lanjut, tentunya kita juga bersama-sama menanti munculnya karya-karya ilmiah yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas,” pesan Aras mengingatkan.

Dia menambahkan, bahwa inovasi itu adalah proses pengembangan pengetahuan untuk menciptakan atau memperbaiki (suatu produk-proses-ataupun sistem) baru yang bernilai.

Maka dari pada itu, setiap usaha dan upaya pengembangan ilmu pengetahuan tersebut, hendaknya dapat memberikan nilai lebih bagi terciptanya manfaat dari adanya ilmu pengetahuan ini.

“Semua usaha dan upaya itu, hendaknya dapat menjadi tradisi di Perguruan Tinggi ini dalam rangka mewujudkan Peningkatan Kualitas Pendidikan di Provinsi Riau, terutama di negara ini,” pungkasnya. (nik)

Baca Juga

Di Danau Tiga Mata Air Kuansing, Faperta UIR Tebar Bibit Ikan

Riaupintar.id — Terdiri dari 9.000 benih ikan baung dan 1.000 benih ikan puyu. Fakultas Pertanian …