Senin , 18 Oktober 2021

Diikuti 40 Peserta, FKIP Unri Gelar Workshop Penguatan Kepemimpinan Akademik

Riaupintar.id — Dalam upaya melakukan penguatan manajemen strategi kepemimpinan akademik baik kepada jurusan dan program studi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau (Unri) mengadakan Workshop Penguatan Kepemimpinan Akademik Bagi Jurusan dan Program Studi.

Kegiatan ini berlangsung dua hari (7 dan 8 Desember 2020) di Hotel FOX Pekanbaru dan diikuti oleh 40 peserta dari jurusan dan program studi yang ada di FKIP Unri.

Dekan FKIP Unri Prof.Dr. Mahdum Adnan, MPd, menyebut kalau kekuatan manajemen kualitas suatu fakultas ujung tombaknya berada di program studi dan jurusan. Sebab, jurusan dan prodi ini yang berhubungan langsung dengan mahasiswa. Kerena itulah kegiatan ini sangat penting dilaksanakan.

“Dua struktur akademik dalam fakultas ini menentukan kualitas satu kampus. Karena itu, FKIP merasa sangat perlu memberikan penguatan kepemimpinan kepada jurusan dan progran studi,” kata Mahdum disela Workshop, Senin 7 Desember 2020.

Dijelaskannya, dalam penguatan kepemimpinan kepada jurusan dan prodi ini, banyak hal dan beberapa model yang harus diberikan yakni menyangkut dengan manajemen strategi, manajemen perubahan, manajemen pengetahuan dan organisasi pembelajaran.

Prof. Dr. mMahdum, PhD

“Kita berharap dari kegiatan ini bisa menyusun renstra dan program kerja atau kegiatan yang dilakukan jurusan dan prodi dapat diterapkan secara komprehensif. Prodi ujung tombak peningkatan kualitas lulusan. Itu yang perlu kita tanamkan kepada peserta,” tegas Mahdum.

Sementara Prof Dr. Firdaus LN.MSi selaku narasumber dalam Workshop Penguatan Kepemimpinan Akademik Jurusan dan Prodi menegaskan kepada peserta dapat merealisasikan seluruh perencanaan yang dibuat dengan matang. Harus ada eksennable dari perencanaan yang disusun.

Seorang kepemimpinan akademik jurusan dan prodi ini berbeda dengan kepemimpinan kepala sekolah. Jika kepemimpinan kepala sekolah, melalui Diklat cakep berbeda dengan kepemimpinan jurusan dan prodi mereka dipilih oleh dosen tidak melalui sertifikat.

“Itu sebabnya, kepemimpinan penguatan akademik jurusan dan prodi harus kita berikan baik manajemen strategi perubahan, pengetahuan dan organisasi pembelajaran,” kata Firdaus.

Firdaus juga mengatakan, ujung tombak terletak diprogram studi yang ada di kampus. Biasa dalam peningkatan yang diutama itu ada program studi selanjutnya jurusan, lalu fakultas, dekan dan rektor.

“Jadi ibarat ujung penanya, prodi itu berada diujung penanya. Prodi ini struktur yang langsung berhubungan dengan mahasiswa. Kualitas SDM program studi menentukan kualitas fakultas,” kata Firdaus. (rls/nik)

Baca Juga

Ketika Sandiaga Uno Ajak Mahasiswa UMRI Berwirausaha

Riaupintar.id – 95 persen produk kreatif di Indonesia dihasilkan dari pulau Jawa. Sementara, di Riau …