Selasa , 17 Mei 2022

Dilaksanakan Dua Hari, Umri Lepas 930 Wisudawan

Riaupintar.id — Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) mengelar kegiatan Sidang senat terbuka dalam rangka wisuda XX dan XXI, periode November 2021, kegiatan yang melepas 930 wisudawan tersebut dilaksanakan selama Dua hari yakni Sabtu dan Ahad (27 dan 28) Nopember 2021.

Untuk Sabtu diwisuda sebanyak 459 orang dan pada Ahad sebanyak 471 orang. Pelaksanaan wisuda ini menerapkan protokol kesehatan, peserta wisudawan dan orang tua sudah divaksin.

Wakil Ketua Majalis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Prof Dr Edi Suandi Hamid, M.Ec yang menyampaikan sambutan secara daring mengatakan bahwa meski pandemi Covid-19 sudah mulai mereda, namun menerapkan protokol kesehatan harus tetap selalu dijalankan.

“Karena kuliah tatap muka terbatas juga telah dilaksanakan, karena itu kita tidak boleh lengah, tetap jalankan prokes, terutama bagi mahasiswa, jadilah bagian dari orang yang memberi pemahaman dan pendidikan kepada masyarakat terkait hal ini,” ujarnya.

Dia juga berharap kepada 930 intelektual baru yang dihasilkan oleh Umri bisa memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia khususnya Provinsi Riau. Jangan sampai pengorbanan yang dilakukan orang tua dalam mebiayai kuliah anaknya menjadi sia-sia.

“Kita tidak ingin kebahagiaan yang ada itu hanya bagi para wisudawan dan orang tua semata, bahagiakan juga orang lain dengan mengimplementasikan pengetahuan, dan keterampilan yang saudara peroleh dibangku kuliah,”pesanya.

Sekretaris LLDIKTI Wilayah X, Yandri SH MH, menyebut bahwa lingkungan kehidupan akan terus berubah, karena itu jangan pernah berhenti belajar, karena jika anda berpikir berhenti belajar, maka anda akan tertinggal, teruslah berinovasi kembangkan potensi diri untuk mengikuti perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat saat ini.

Yandri juga menyebut bahwa dari tahun ketahun Umri terus menunjukkan kemajuan yang membanggakan, saat ini dari 26 prodi, 20 diantaranya telah terakreditasi B, dan untuk insitusi telah terakreditasi B.

“Ini patut diapresiasi, tapi ini belum cukup, Umri harus terus meningkatkan akreditasi, kami menunggu program-program studi di umri memperoleh akreditasi unggul (A), tahun 2022 smoga sudah bisa diwujudkan, potensi itu ada, karena Umri telah didukung dengan jumlah dosen dengan bergelar Doktor sebanyak 19 orang dari 210 dosen,” sebutnya, sambil menyebut tantangan Umri kedepan adalah bagaimana bisa membuka program S2 dan juga S3.

Semntara Rektor Umri Dr Mubarak MSi berpesan kepada wisudawan bahwa dengan diwisuda baukan lah akhir dari wisudawan dalam menuntut ilmu, terus lah mencari ilmu, belajar dan belajar, kembangkan inovasi dalam diri untuk kemaslahatan orang banyak.

“Akan ada proses pembelajaran lebih lagi ketika saudara-saudara berada di tengah masyarakat. Dunia kerja ditengah kondisi saat ini membutuhkan sarjana yang kompeten di bidangnya dalam memperbaiki keterpurukan ekonomi akibat dampak covid-19 ini,” tegasnya lagi.

Mubarak juga menyebut bahwa kedepan diharapkan kegiatan wisuda bisa dilaksanakan didalam gedung, dan disini peran alumni dan juga orang tua sangat diharapkan, “jika kita bersama-sama, maka itu tidak akan terasa berat,” pungkasnya.

Untuk informasi terkait pelaksanaan wisuda dan lainnya dan diakses melalui http://www.umri.ac.id. (nik)

Baca Juga

Program Doktor Ilmu Hukum UIR Raih Akreditasi B

Riaupintar.id — Suatu kebanggan bagi Universitas Islam Riau (UIR) terkhusus Program Studi Doktor Ilmu Hukum …