Selasa , 13 April 2021

Dosen Unilak Beri Pelatihan Pembuatan Makanan dan Minuman Sehat Kepada Masyarakat

Riaupintar.id — Sejalan dengan  Peraturan Pemerintah No 68 tahun 2002 tentang ketahanan pangan dimana terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari ketersediaan pangan yang cukup, baik jumlah, maupun mutunya, aman, sehat, dan terjangkau.

Mengharuskan masyarakat untuk menjaga hidup bersih dan sehat, terutama bagi ibu-ibu dalam menjaga ketahanan pangan keluarga. Salah satunya dengan pemanfaatan tumbuhan obat sebagai bahan pembuatan makanan dan minuman yang menyehatkan keluarga.

Karena itulah, Pembuatan cemilan sehat keluarga ini memanfaatkan tumbuhan obat dari daun pohon kelor (Moringa oleifera) merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen Fakultas Kehutanan Unilak yakni Dr. Rina Novia Yanti, SHut MSi, Hanifah Ikhsani, SHut MSi dan Dr. Eno Suwarno, MSi bersama ibu-ibu PKK di Kelurahan Limbungan, Rumbai Pesisir berupa pembuatan brownies daun kelor dan pudding daun kelor.

Selain itu juga membuat minuman berupa jamu dari rimpang-rimpangan anti covid dan infus water lemon dan madu. Pelatihan ini menerapkan protokol kesehatan dengan menjalani 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan).

“Keterampilan mengolah tumbuhan obat sebagai makanan (cemilan sehat) dan minuman yang dimiliki ibu rumah tangga ini produktif untuk memanfaatkan tumbuhan obat di sekitar rumah yang kurang termanfaatkan hingga menjadi makanan (cemilan) yang enak dan sehat serta minuman berkhasiat obat yang meningkatkan ketahanan pangan keluarga hingga dapat dijual untuk meningkatkan perekonomian keluarga terutama pada saat pendemi covid 19 ini. Mereka dapat meningkatkan minat anak-anak khususnya di rumah untuk mau megkonsumsi tumbuhan obat dengan rasa yang enak,” ujar dosen Fakultas Kehutanan Unilak yakni Dr Rina Novia Yanti SHut MSi.

Sementara salah seorang peserta mengaku berterima kasih kepada Dosen Unilak yang telah memberikan pelatihan, sehingga mereka bisa mengetahui dan memenfaatkan tumbuhan yang ada sebagai cemilan dan yang terpenting berguna untuk kesehatan tubuh.

“Kegiatan ini juga sangat bermanfaat bagi kami karena daun kelor jarang sekali kami manfaatkan untuk masakan, apalagi membuat cemilan sehat, terima kasih fakultas kehutanan, “ujar ibu penggerak PKK Limbungan yaitu Salma Betty. (rls)

Baca Juga

Dosen Fekon Unilak Adakan Pelatihan Metode Daring Ditengah Pandemi Covid-19

Riaupintar.id — Pandemi Covid-19 telah memberi dampak nyata bagi berbagai sektor, salah satunya adalah dibidang …