Kamis , 24 September 2020

Fakultas Kehutanan Unilak Gelar Workshop Penyusunan Rencana Induk

Riaupintar.id — Dibuka Rektor Dr Hj Hasnati, Fakultas Kehutanan Universitas Lancang Kuning (Unilak) gelar workshop penyusunan Rencana Induk Pengembangan (RIP) Fakultas. Kegiatan ini adalah bagian dari upaya terus meningkatkan mutu pendidikan di Perguruan Tinggi, khususnya di Fakultas.

Dalam acara pembukaan yang berlangsung Senin 26 Agustus 2019 di kampus Unilak tersebut, turut hadir Wakil Rektor I Dr Junaidi, Dekan Fakultas Kehutanan Ir.Emy Sadjati.M.Si, jajaran Wakil Dekan, Dosen dan sejumlah tamu undangan.

Sebagai narasumber dihadirkan guru besar unilak Prof.Dr.Syafrani, kepala Balai Diklat lingkungan hidup kehutanan kemen LHK Kamaruddin La Ode M.Si, dari PT. Ara Abadi, Ir.Wahyu. kepala penyusun RIP kehutanan Unilak, Dr. Erva Yenri, dan sebagai moderator Dr.Eno Suwarno.

Rektor Unilak Hj asnati saat membuka kegiatan ini mengatakan, pelaksanaan workshop ini sangat bermanfaat bagi pengembangan Fakultas Kehutanan dan Unilak, sumbangsih dari pada stakeholder sangat dibutuhkan, peran alumni, dan mitra.

“Saya juga berharap kedepannya Fakultas Kehutanan dapat meraih Akreditasi A. Kami sangat mengapresiasi perkembangan Fakultas Kehutanan. RIP Fakuktas Kehutanan diharapkan juga sejalan dengan RIP Universitas, sehingga apa yang sudah kita cita-citakan dapat terwujud. Dengan adanya diskusi ada output bagi Fakultas kehutanan yang lebih baik, terimakasih kepada pihak pihak yang telah hadir untuk membantu memajukan Fakultas- kehutanan,”sebut Rektor.

Sementara Dekan Fakultas Kehutanan, Emy Sadjati dalam sambutannya mengatakan, dalam workshop ini ada 21 stakeholder yang diundang. pihaknya ingin merangkum berbagai masukan dari stakeholder-stakeholder tersebut, untuk terus mengembangkan Fakultas Kehutanan. “Kami ingin merangkum masukan-masukan dari stakeholder yang hadir dalam workshop ini,” sebutnya.

Dia juga menjelaskan bahwa sejak Fakultas Kehutanan berdiri tahun 1998 hingga April 2019 telah meluluskan 600 sarjana, saat ini ada 420 mahasiswa aktif dari tahun 2013-2018. Untuk tenaga dosen ada 14 orang dengan rincian dua orang bergelar doktor, 3 orang sedang studi doktor, dan 9 bergelar magister.

“Harapan kami, dari workshop ini bisa menjadi langkah awal bagaimana mengembangkan unit kerja menjadi profesional, dan kebijakan tidak hanya ikut aturan Ristek Dikti, tapi perkembangan dunia kerja, mudah mudahan ini dapat diterapkan tidak dalam waktu lama, dan ini penting bagi fakultas untuk percaya diri dan maju,”ujar Emy. (rls)

Baca Juga

Di Danau Tiga Mata Air Kuansing, Faperta UIR Tebar Bibit Ikan

Riaupintar.id — Terdiri dari 9.000 benih ikan baung dan 1.000 benih ikan puyu. Fakultas Pertanian …