Minggu , 19 September 2021

Hindari Black List, Sekolah Diminta Melaporkan Anak Didiknya yang Lulus PBUD SNMPTN

Foto: Humas Universitas Riau
Dr Rahman Karnila SPi MSi, saat memberi penjelasan. (Foto: Humas Universitas Riau)

Riaupintar.id — Setelah melaksanakan Penelusuran Bibit Unggul Daerah (PBUD) pada pelaksanaan penerimaan calon Mahasiswa tahun 2021 melalui jalur Seleksi Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), pada jalur mandiri Universitas Riau (Unri) juga masih membuka kesempatan bagi peserta didik untuk diterima menjadi mahasiswa.

“Hanya saja kita mewanti-wanti kepada sekolah agar dalam mengusulkan calon mahasiswa tersebut, agar benar-benar memperhatikan apakah yang bersangkutan suah lulus pada saat SNMPTN lalu, atau tidak, jika sudah lulus agar dilaporkan, jangan terjadi ganda, sehingga akan merugikan calon mahasiswa lain, dan jika itu ditemui, bisa jadi sekolah yang mengusulkan akan diberi sanksi sampai pada di blacklist,” tegas Ketua Pokja Penerimaan Mahasiswa Baru UNRI Dr Rahman Karnila SPi MSi bersama Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Azhar Kasymi SH, kepada wartawan Senin 31 Mei 2021, di aula pertemuan gedung rektorat Unri.

Rahman menjelaskan, hal itu juga sangat penting agar peserta lainnya bisa juga diterima untuk kuliah di Unri. Dan pada jalur mandiri ini, kuota yang diberikan adalah 15 persen dari target total Mahasiswa yang akan diterima unri tahun ini, yakni 6360 mahasiswa.

“Untuk jadwal pendaftaran sama dengan jalur Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMM PTN-Barat), yakni sejak 17 Mei 2021 lalu, hingga 21 Juni 2021, dan akan diumumkan pada 17 Juli 2021. Untuk pesertanya sudah masuk ke panitia, dan sedang dilakukan penyeleksian, sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

Sementara Azhar Kasymi menjelaskan, saat ini Unri juga sedang melaksanakan tahapan pembukaan seleksi jalur masuk Mandiri BKS Barat pada Senin 17 Mei 2021 lalu, Sebanyak 17 perguruan tinggi negeri mengikuti kegiatan SMM PTN-Barat. 17 PTN ini tergabung di bawah Badan Kerja Sama (BKS) PTN Indonesia Wilayah Barat.

“Ada sebanyak 338 Prodi (Program Studi-red) Saintek (Sains dan Teknologi-red) dan 237 Prodi Soshum (Sosial Humasniora-red), dengan kuota yang diterima dalam proses pendaftaran mandiri tahun ini sebanyak 7.601 untuk prodi Saintek dan 6.889 untuk prodi Soshum,” jelas Azhar.

“Untuk biaya pendaftaran ujian mandiri pada tahun ini sebesar 350 ribu rupiah, berlaku untuk seluruh PTN. Uang pendaftaran ini bersifat mutlak dan tidak ada pengembalian jika peserta tidak melanjutkan pendaftaran hingga ke tahap seleksi, Dengan pendaftar ujian mandiri ini merupakan lulusan tiga tahun terakhir (2019,2020, dan 2021),” terang Azhar.

Pembayaran pendaftaran ujian mandiri ini, dapat dilakukan melalui bank mitra yang telah di tetapkan panitia SMM PTN-Barat antara lain, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Tabungan Negara (BTN), dan Bank Syariah Indonesia (BSI), terangnya.

Azhar, juga menuturkan metode ujian yang digunakan pada tahun ini sudah mengikuti model UTBK-SBMPTN yaitu Computer Assited Test (CAT). “Keuntungan dari ujian CAT ini hasil ujian dapat diketahui dengan cepat karena sistem komputer yang digunakan tersentralisasi dan lebih menjamin kepastian lulusan.”

Foto: Humas Universitas Riau
Azhar Kasymi memberikan penjelasan. (Foto: Humas Universitas Riau)

Pada kesempatan ini juga, peserta ujian maksimal bisa memilih dua Prodi, pada satu PTN atau PTN yang berbeda. Peserta yang mendaftar dan ikut ujian tidak harus pada PTN yang dipilih tetapi boleh di PTN lain dari 17 PTN yang tergabung di dalam SMM PTN-Barat.

“Jadwal penting yang harus diingat oleh calon mahasiswa yang ingin mengikuti SMM PTN-Barat adalah, pendaftaran dimulai pada tanggal 17 Mei 2021 hingga 21 Juni 2021 dengan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SMMPTN Barat pada tanggal 28 Juni 2021 hingga 7 Juli 2021 dan penggumuman pada tanggal 14 Juli 2021,” pungkasnya.

Adapun 17 PTN yang tergabung di dalam SMM PTN-Barat adalah :
1. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa UNTIRTA, Serang
2. Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh
3. Istitut Teknologi Sumatera (ITERA), Lampung
4. Universitas Bengkulu (Unib), Bengkulu
5. Universitas Riau (Unri), Pekanbaru
6. Universitas Jambi (Unja), Jambi
7. Universitas Lampung (Unila), Bandar Lampung
8. Institut Seni Indonesia (ISI), Padangpanjang
9. Universitas Palangka Raya (UPR), Palangkaraya
10. Universitas Malikussaleh (Unimal), Lhokseumawe
11. Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Tanjungpinang
12. Universitas Bangka Belitung (UBB), Pangkalpinang
13. Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh
14. Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI), Aceh
15. Universitas Siliwangi (Unsil), Tasikmalaya
16. Universitas Samudra (Unsam), Langsa
17. Universitas Islam Negeri (UIN), Jakarta. (nik)

Baca Juga

Milad ke-59 UIR, Rektor Ziarahi Makam Pendiri

Riaupintar.id — Milad ke-59 Tahun 2021 Universitas Islam Riau dimeriahkan dengan berbagai kegiatan internal. Hari …