Kamis , 1 Oktober 2020

Idul Adha, Mesjid Al Fatah Unilak Potong 7 Hewan Kurban

Riaupintar.id — Sebanyak 7 ekor hewan kurban di sembelih di Masjid Hijrah Universitas Lancang Kuning (Unilak) pada hari Raya Idul Adha 1441 Hijrah, 7 ekor hewan kurban tersebut terdiri dari 3 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Penyembelihan hewan-hewan kurban tersebut dilaksanakan Sabtu 1 Agustus 2020.

Peserta kurban berasal dari dosen, dan karyawan di unilak, diantaranya, Rektor Unilak Dr.Junaidi, dekan fakultas hukum,Dr.Fahmi, Dr.Bambang Supeno, Kurniawan. Mpd, Dra. Essy Syam, Dr. Evizariza, Bayu Febriandi, M.Kom, Nur Aisyah , Ir.Lafiva Siswati, MP.

Dr.Yeni, Triana.MH, Noprianti, Suharni, Dr. Aliardsyam, Dr.Bambang Suroto. DR. Hadiati, Ryan Pahlawan, A.Kholid, Evi Yandi, Nyami, Faris Abdul, Susi Handayani, Dr.Fatkhurahman dan Ikatan dosen Unilak.

Untuk lebih memudahkan dan lebih aman, tahun ini panitia menyiapkan kandang untuk merebahkan dan memotong hewan kurban. Penggunaan kandang ini juga dinilai lebih cepat dan efisien.

Rektor Junaidi saat memberikan sambutan mengatakan, pada lebaran Idul Adha tahun ini
di mesjid Al Fatah Unilak menyelenggarakan pemotongan hewan qurban, hal itu patut disyukuri, dan dia mengucapkan terima kasih kepada pengurus masjid dan panitia yang telah melaksanakan kegiatan ini.

“Kita bersyukur, pada tahun ini di mesjid kita menyembelih tiga ekor sapi, dan 4 ekor kambing. Kita berharap kegiatan ini tiap tahun berlangsung semoga tahun ini memberikan keberkahan kepada kita semua,” harap Rektor.

Salah satu peserta kurban, Dr. Evizariza saat ditemui menyebutkan bersyukur dapat ikut berkurban. Menurutnya perjuangan Nabi Ibrahim dan Ismail mengajarkan manusia akan sebuah keiklasan dan mematuhi perintah Allah.

“Dengan berkurban ikut berbagi kepada saudara saudara yang membutuhkan dan merasakan daging kurban disaat pandemi Covid 19,” ujarnya.

Sementara Ketua pelaksana, M. Algusyamsur, menyebutkan
di tahun ini sebanyak 210 kupon diberikan kepada peserta kurban, karyawan kontrak Unilak, petugas keamanan, pegawai, panti asuhan, dan masyarakat sekitar kampus.

Dijelaskan Algus, di tahun ini pengurus mesjid perdana menggunakan kandang potong. Karena penggunaan kandang potong ini lebih aman, cepat, dan pisau untuk menyembelih disiapkan khusus.

“Alat kandang potong baru digunakan tahun ini, ini lebih mudah, dan lebih aman, dan menggunakan golok khusus yang hanya sekali sembelih,”sebutnya.

Algus mengharapkan di suasana Covid 19 ini daging kurban yang diberikan dapat mengurangi beban warga dalam pemenuhan pangan di masa Covid 19, dan tahun depan dosen dan karyawan yang berniat kurban di limpahkan Rezkinya, dan tiap-tiap fakultas turut serta berkurban.

Dalam pelaksanaan pemotongan kurban ini petugas diperiksa suhu tubuh dan wajib menggunakan masker serta memperhatikan protokol kesehatan. (rls)

Baca Juga

50 Mahasiswa UIR Mengikuti Pembekalan Dasar Bimbingan Baca Al Quran

Riaupintar.id — Lembaga Dakwah Islam Kampus Universitas Islam Riau (LDIK UIR) menargetkan, selain mahir membaca …