Selasa , 24 November 2020

Ikut Forum SDGs, Rektor Unri : Tantangan Kedepan Tidak Mudah

Rektor Unri Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA menerima buku SDGs dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla

Riaupintar.id — Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (TPB-SDGs) telah mencapai tahun keempat. Telah banyak indikator SDGs yang dicapai Indonesia, namun tantangan yang dihadapi juga tidak mudah karena tujuan SDGs sangat komprehensif.

Demikian yang disampaikan Rektor Universitas Riau (Unri) Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA, Kamis 17 Oktober 2019. Dijelaskannya, pada pertemuan yang difasilitasi oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada 8-9 Oktober 2019 lalu di Hotel Fairmont Jakarta, dilakukan pembahasan dengan tujuan untuk merefleksikan pengalaman dan merumuskan persoalan yang sedang dihadapi.

“Konferensi tahun ini fokus pada isu ekosistem lautan dengan tema “Berkelanjutan untuk Meningkatkan Kesejahteraan dan Mengurangi Kesenjangan,” kata Rektor.

Pada Konferensi itu, lanjut Rektor, juga dibahas isu-isu tentang pelestarian dan pemanfaatan berkelanjutan ekosistem lautan dan lessons learned pelaksanaan SDGs di tingkat regional Asia Pasifik, mendorong pelaksanaan SDGs sebagai gerakan tingkat lokal, “serta mempercepat pencapaian SDGs berdasarkan hasil riset dan inovasi,” ungkap Aras.

Aras menambahkan, Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla saat itu menyampaikan berbagai arahan untuk memastikan pencapaian SDGs di Indonesia bagi seluruh pilar partisipasi, yaitu pemerintah, parlemen, filantropi, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, media massa, serta akademisi dan pakar, untuk tetap menjaga prinsip inklusif dan tidak ada yang tertinggal dalam pelaksanaan SDGs di Indonesia.

Sebagai pemangku pendidikan tinggi yang berfokus dengan Tridarma Perguruan tinggi, Unri mempunyai tanggung jawab moral untuk mendukung program pemerintah. Hasil belajar dan teknologi yang dihasilkan oleh universitas harus relevan dengan keahlian dan kemampuan yang dibutuhkan masyarakat.

“Pentingnya peran dari perguruan tinggi. Perguruan Tinggi adalah leading sector dalam melaksanakan riset dan inovasi untuk menghasilkan temuan penelitian yang brilian dan menyusun ide-ide kreatif untuk tercapainya kesuksesan SDGs ini, yang sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 59 tahun 2017 tentang pelaksanaan pencapaian tujuan pembagunan berkelanjutan,” terangnya. (rls)

Baca Juga

Mantap, Unilak Raih Anugerah KI Award untuk Ketiga Kalinya

Riaupintar.id — Untuk ketiga kalinya, Universitas Lancang Kuning (Unilak) kembali meraih anugerah Komisi Informasi (KI) …