Jumat , 1 Juli 2022

Implementasikan Ilmu Secara Profesional

Riaupintar.id — Fakultas Keperawatan (FKp) Universitas Riau (UNRI) lakukan Angkat Sumpah Ners Angkatan XXIX tahun 2022, Rabu 8 Juni 2022, di Hotel Tjokro Pekanbaru. Kegiatan ini diikuti 31 lulusan Program Profesi Ners.

Dekan FKp UNRI Prof Dr Usman M Tang MS, menyampaikan, setiap perawat yang lulus dari jenjang profesi sebelum masuk ke lapangan kerja, diwajibkan untuk disumpah sebagai perawat. Ini merupakan bentuk komitmen para perawat pada saat berada di lapangan.

“Melalui Angkat sumpah Ners angkatan XXIX ini, lulusan keperawatan UNRI betul-betul memiliki komitmen menjadi perawat profesional yang betul-betul bertanggung jawab terhadap dirinya, profesinya, dan benar-benar mengabdi kepada masyarakat, maupun terhadap agamanya masing-masing,” ujar Usman.

Momen ini disebutnya juga memberikan kesadaran individu agar tidak melakukan mal praktik dalam menjalankan profesi yang telah dipilihnya, tidak kalah penting adalah agar individu dengan profesi Perawat tersebut dapat menjalankan peran dan tugasnya secara akuntabel dan responsible.

Lebih lanjut Usman menyampaikan, dalam melaksanakan Praktik Keperawatan, Perawat mempunyai sembilan kewajiban yang di taati. Pertama, menjaga kerahasiaan kesehatan Klien, Kedua, memperoleh persetujuan dari Klien atau keluarganya atas tindakan yang akan diberikan, Ketiga, melengkapi sarana dan prasarana Pelayanan Keperawatan sesuai dengan standar Pelayanan Keperawatan dan ketentuan peraturan perundang undangan bagi Perawat yang menjalankan praktik mandiri.

Keempat, memberikan Pelayanan Keperawatan sesuai dengan kode etik, standar Pelayanan Keperawatan, Standar Profesi, standar prosedur operasional, dan ketentuan peraturan perundang-undangan, Kelima, merujuk Klien yang tidak dapat ditangani kepada Perawat atau tenaga kesehatan lain yang lebih tepat sesuai dengan lingkup dan tingkat kompetensinya.

Keenam, mendokumentasikan Asuhan Keperawatan sesuai dengan standar, Ketujuh, memberikan informasi yang lengkap, jujur, benar, jelas, dan mudah dimengerti mengenai tindakan Keperawatan kepada Klien dan keluarganya sesuai dengan batas kewenangannya, Delapan, melaksanakan tindakan pelimpahan wewenang dari tenaga kesehatan lain yang sesuai dengan kompetensi Perawat, dan Sembilan, melaksanakan penugasan khusus yang ditetapkan oleh Pemerintah.

“Pengambilan sumpah ini juga bertujuan untuk mengembankan tanggung jawab profesi perawat kepada para lulusan agar ketika dihadapkan langsung ke masyarakat, para lulusan dapat menjadi perawat yang bertanggung jawab. Implementasikan ilmu yang dimiliki secara profesional, dan yang lebih penting penuh keikhlasan,” tutu Usman. (rls)

Baca Juga

Pendaftaran SMMPTN Barat 2022 di Tutup 27 Juni, Segera Mendaftar

Riaupintar.id – Universitas Riau (UNRI) masih membuka peluang bagi yang berminat untuk melanjutkan studi ke …