Rabu , 30 September 2020

Jumlah Mahasiswa baru Umri Meningkat

Rektor Umri dan dewan Pembina Umri, bersama perwakilan Mahasiswa baru usai pemasangan almamater

Riaupintar.id — Ditengah sulitnya perekonomian masyarakat dan ketatnya persaingan Universitas dalam merebut hati Mahasiswa baru, tahun Akademik 2019/2020, Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) berhasil merebut hati calon Mahasiswa sehingga jumlah Mahasiswa baru tahun ini meningkat dari tahun lalu.

Jika tahun lalu Mahasiwa baru Umri berjumlah 1.900, tahun ini mencapai 2.130 orang. “Artinya masyarakat sudah mulai percaya dan melihat Umri mampu menghasilkan alumni-alumni yang berkualitas,” kata Rektor Umri Dr H Mubarak MSi, usai membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Masa Ta’aruf (MASTA) tahun akademik 2019/2020, Senin 16 September 2019, digelanggang remaja Pekanbaru.

Sekilas Rektor menceritakan prestasi yang diraih Dosen dan Mahasiswa Umri, baik dibidang akademik maupun non akademik. Untuk dosen menurutnya pada penilaian tahun lalu, Dosen Umri masuk pada tiga besar untuk penilaian terbaik.

“Mahasiswa kita juga telah mampu mengukir berbagai prestasi, seperti grup paduan suara yang telah beberapa kali meraih prestasi dalam berbagai lomba yang diikutinya,” jelas Rektor.

Rektor juga menjelaskan, bahwa tahun ini pihak kampus dalam kegiatan PKKMB dan MASTA sengaja mengambil tema Cinta Tanah Air, hal ini adalah bagian dari semangat untuk memperkuat semangat juang Mahasiswa, sama halnya yang dilakukan oleh pejuang kemerdekaan bangsa ini dahulu.

“Jika dulu mereka berjuang dengan tenaga dan nyawa menajdi taruhannya, sekarang bagaimana Mahasiswa ini bisa mengaktualisasi kan perjuangan mereka, caranya adalah dengan belajar sungguh-sungguh. Dan ini juga bagian dari dukungan kita menynsong Indonesia Emas,” ujar Mubarak.

Rektor menambahkan, Mahasiswa baru harus menanamkan sikap untuk selalu menjadi yang terbaik, caranya adalah dengan menanamkan beberapa Empat prinsip, yakni pertama integritas, “setiap melangkah ke kampus kita harus berintegritas, harus jujur, harus bisa dipercaya, harus menempatkan yang lebih besar dari yang kecil,” sebutnya.

Selanjutnya menurut Rektor adalah peduli, Mahasiswa harus peduli terhadap lingkungannya, karena sebuah perguruan tinggi yang baik adalah ketika mereka peduli terhadap kondisi sekitar dan bangsanya. Dan hal itu harus ada dalam diri seorang Mahasiswa.

“Contoh sederhananya adalah, ketika melihat sampah berserakan, kita langsung membuangnya ketempat sampah,” ujar Rektor mencontohkan.

Berikutnya yang Ketiga dikatakan Rektor adalah harus selalu menjadi yang terbaik, dalam setiap pekerjaan itu, selalulah menjadi yang terbaik. “Dan sebagai penutup dan yang terpenting dari Tiga yang diatas adalah, harus dibungkus dalam pribadi yang religius. Itu yang harus kita pertahankan akan kita bisa menjadi yang terbaik,” ungkapnya.

Sementara Dr Isjoni Dalam sambutanya selaku Pembina harian Umri menyampaikan kepada Mahasiswa baru untuk bisa menjaga nama baik almamater dan organisasi Muhammadiyah.

“Sebagai Mahasiswa Umri, kalian semua otomatis akan mendapatkan kartu keanggotaan organisasi Muhammadiyah, jadi tidak hanya menjaga nama baik institusi yakni kampus, nama organisasi juga harus kalian jaga,” ujarnya mengingatkan.

Selain itu, Isjoni juga mengingatkan untuk tidak menyia-nyiakan waktu dan kepercayaan yang diberikan orang tua dalam menunutut ilmu. “Tentu saudara-saudara berasal dari berbagai latar belakang keluarga, namun tujuan orang tua saudara menguliahkan saudara-saudara semua adalah agar anaknya bisa menjadi anak yang berguna dan membanggakan mereka, karena itu, jangan sia-siakan kepercayaan tersebut,”katanya. (nik)

Baca Juga

Di Danau Tiga Mata Air Kuansing, Faperta UIR Tebar Bibit Ikan

Riaupintar.id — Terdiri dari 9.000 benih ikan baung dan 1.000 benih ikan puyu. Fakultas Pertanian …