Jumat , 1 Juli 2022

Kembalikan Kejayaan, Muhammad Nasir Dilantik Sebagai Kepala SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru

Riaupintar.id — Tampuk pimpinan di SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru berganti, Kamis 26 Mei 2022, Muhammad Nasir MPd dilantik menjadi Kepala Sekolah menggantikan Sadanur. Pelantikan ini bagian dari upaya memulihkan kondisi sekolah yang beberapa tahun terkahir mulai menurun jumlah siswa nya.

Selain kepala sekolah dikesempatan itu juga dilantik dua Wakil Kepala sekolah yakni Adi Syahputra S PdI dan Zulfan SAg. Mereka dilantik oleh Ketua Majlis Dikdasmen pimpinan pusat Muhammadiyah, Dr Sungkowo Mudjiamano MSi.

Ikut hadir dan menyaksikan pelantikan antara lain Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dr H Agung Danarto MAg, Bendahara Umum PP Muhammadiyah Drs H Marpuji Ali MSi. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau Abdul Wahid, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pekanbaru, Wakil Rektor II UMRI Rasyad Zein dan lainnya.

Sekretaris PP Muhammadiyah Dr H Agung Danarto MAg dalam sambutannya mengatakan, untuk mengembalikan kejayaan SMA tersebut telah di bentuk tim Delapan orang yang diketuai langsung oleh Dr Sungkowo Mudjiamano MSi.

Bahkan Kepala sekolah dan satu wakil juga merupakan orang yang ditugasi membantu atau menyelesaikan persoalan yang terjadi disekolah tersebut, hingga nantinya bisa kembali berjaya, tidak hanya di Pekanbaru, Provinsi bahkan ditargetkan juga menjadi unggul di tingkat nasional.

“Dan itu tidak hanya menjadi tanggung jawab Kepala sekolah, Wakil Kepala Sekolah dan guru-guru di SMA 1, PWM Riau, PDM Pekanbaru dan lembaga terkait lainnya kita himbau untuk bersatu mengembalikan kejayaan SMA 1 Muhammadiyah Pekanbaru ini,” ajaknya.

Kepada para guru-guru di SMA 1 Muhammadiyah, Agung berpesan untuk bisa mendukung Kepala dan Wakil Kepala Sekolah yang baru dilantik demi mengembalikan kejayaan sekolah ini.

“Terget pertama paling dekat adalah pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini, kita targetkan bisa menerima 300 siswa. Harus kerja keras, karena kita ingin mengembalikan kejayaan, dengan manajemen baru harus bisa ini diwujudkan, mari sama-sama mempromosikan sekolah ini,”tegasnya.

Lebih lanjut Agung mengatakan bahwa untuk mewujudkan hal itu akan bisa relatif cepat, karena Muhammadiyah telah teruji sukses dalam mengembangkan amal usahanya.

“Kita telah teruji, amal usaha Muhammadiyah itu Alhamdulillah selalu bisa maju. Terimakasih kepada Kepala Sekolah dan Wakil Sekolah sebelumnya, semoga apa yang dilakukan menjadi amal ibadah,” pungkasnya.

Ketua PWM Riau Abdul Wahid dalam pengarahannya menyampaikan, kepada Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah yang baru dilantik agar bisa bekerja dengan baik, sehingga bisa membawa kemajuan bagi SMA Muhammadiyah 1.

“Kita tidak ingin lagi ada yang meng obok obok SMA Muhammadiyah 1 ini, kita akan terus dipantau oleh PP Muhammadiyah,” ujarnya.

Wahid juga menyebut bahwa Keberadaan lembaga pendidikan Muhammadiyah dari berbagai jenjang di Provinsi Riau saat ini menurutnya adalah bagian dari upaya untuk bisa mencerdaskan anak bangsa.

“Sehingga anak anak di Riau tidak perlu lagi harus ke Jogja untuk bersekolah, kualitas sekolah sekolah Muhammadiyah di Riau ini terus ditingkatkan,”ungkapnya.

Sementara Muhammad Nasir mengatakan kesiapannya mengembalikan kejayaan SMA Muhammadiyah 1, langkah awal akan dilakukan koordinasi dan konsolidasi mencari permasalahan yang terjadi di internal, dan nantinya akan di carikan solusi penyelesaiannya bersama-sama.

“Saya ingin menjadikan sekolah ini sekolah berkemajuan, kita akan mengembalikan kepercayaan masyarakat agar mau menyekolahkan anak mereka disekolah ini,” tegasnya.

Terkait dengan target yang diberikan PP Muhammadiyah dalam PPDB tahun ini, Muhammad Nasir mengaku akan berupaya mewujudkannya.

“Dengan pemikiran cerdas, kerja cerdas, kita akan bisa mencapai terget yang diberikan PP tadi, kuncinya adalah kebersamaan dan kemauan,” pungkasnya. (nik)

Baca Juga

Tim ke Daerah, Disdik Riau Sosialisasi PPDB Sekolah Berasrama

Riaupintar.id — Dinas Pendidikan Provinsi (Disdik) Riau menurunkan tim sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) …