Minggu , 19 September 2021

Ketika Sandiaga Uno Ajak Mahasiswa UMRI Berwirausaha

Riaupintar.id – 95 persen produk kreatif di Indonesia dihasilkan dari pulau Jawa. Sementara, di Riau angkanya hanya 0,6 persen. Karena itu, Sandiaga mendorong pelaku ekonomi kreatif Riau untuk ikut menunjukkan diri.

Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A, M.B.A, saat menjadi narasumber secara virtual dalam pembukaan kegiatan pelatihan softskill dan peningkatan mutu akademik bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) penerima beasiswa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Senin 30 Agustus 2021.

Sandiaga mengatakan, pandemi bukan penghalang untuk melahirkan produk ekonomi kreatif. Justru, ekonomi kreatif dapat meningkatkan UMKM di daerah. Disinilah peran UMRI diharapkan, yakni dengan ikut melakukan transformasi digital, meningkatkan mutu produk pelaku usaha dan lain- lain.

Wirausahawan muda menurutnya bisa membangun peluang dengan membuat brand dan meningkatkan nilai. Di tahun 2030, Indonesia memasuki bonus demografi. Artinya, usia produktif di Indonesia akan semakin banyak. Ini menurutnya menjadi peluang yang harus diambil oleh generasi muda.

“Saya harapkan tahun 2025, lulusan UMRI bisa menjadi salah satu pengusaha muda yang masuk dalam daftar Forbes Under 30,” tutur menteri yang lahir di Rumbai, Pekanbaru ini.

Hal ini dapat dilakukan jika mahasiswa UMRI ikut berperan dalam meningkatkan dunia pariwisata dan ekonomi kreatif. Terutama produk-produk pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Riau. Hal itu dapat dilakukan lewat aksi 3G. Yaitu Gercep, Geber dan Gaspol.

“Harus bergerak cepat. Tidak boleh bergerak lambat. Kemudian harus bergerak bersama. Tidak boleh sendiri- sendiri tapi mesti mengajak dan merangkul pihak lain. Kemudian, garap semua hal agar bisa menjadi sukses,” tuturnya di hadapan ratusan mahasiswa yang hadir langsung maupun secara virtual.

Sementara, Rektor UMRI Dr. H. Mubarak, MSi, dalam sambutannya saat membuka acara menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Riau atas pemberian beasiswa kepada mahasiswa yang telah rutin diterima UMRI selama Enam tahun tetakhir

“Dan Alhamdulillah mahasiswa penerima beasiswa ini yang rutin diberi pembekalan memeiliki nilai lebih dari mahasiswa lainya, dan mereka menyadari kemampuan soft skill ini sangat penting sebagai pertanggung jawaban dirinya sebagai penerima beasiswa,” kata Rektor.

Mubarak juga mengingatkan kepada mahasiswa yang berkesempatan mengikuti kegiatan ini untuk bisa bersyukur karena tidak semua mahasiswa bisa mengikutinya.

“Karena soft skill ini sangat penting dan harus dimiliki saat ini, dan itu bikanlah sesuatu yang mudah, harus dibiasakan dan terus dilatih. Misalnya saja berpidato didepan orang banyak, tidak semua orang bisa, karena itulah kegiatan ini sangat penting dan mahal nilainya,” tegas Mubarak.

Lebih lanjut Mubarak mengatakan, masa kuliah merupakan masa dimana seseorang seharusnya bisa menumbuhkan dan mengembangkan potensi yang ada didalam dirinya, karena itu belajar dan terus belajar adalah kuncinya.

“Ambil ilmu ini sebanyak-banyaknya semasa kuliah, karena setelah menamatkan perkuliahan, akan sulit bagi kita untuk melakukan hal itu,” pesan Mubarak.

Dapatkan informasi seputar UMRI lainnya diĀ http://www.umri.ac.id

Seperti yang diutarakan Menteri Sandiaga Uno tadi, kata Mubarak saat ini peluang terbesar itu ada pada bidang kewirausahaan, karena itulah peluang tersebut harus diambil oleh para mahasiswa, meski masih saat kuliah, kegiatan berwirausaha ini bisa dilakukan. (mad)

Baca Juga

Pascasarjana Unilak Gelar Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah

Riaupintar.id — Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru mengadakan pelatihan penulisan artikel ilmiah dengan peserta …