Kamis , 26 November 2020

Ketua LLDIKTI: Perguruan Tinggi Perlu Melakukan Reorientasi Kurikulum

Riaupintar.id — Pergurun Tinggi perlu melakukan reorientasi kurikulum agar terus dapat menghasilkan alumni yang memiliki kompetensi yang diperlukan oleh dunia kerja, reorientasi kurikulum itu perlu disinkronkan dengan kebutuhan sarana dan prasarana pembelajaran.

Hal itu ditegaskan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah X Prof. Dr. Herri, MBA dalam sambutannya pada pelaksanaan Wisuda sarjana, diploma dan pascasarjana Universitas Islam Riau (UIR) periode III tahun 2019, di GOR Indoor Volly Kampus UIR Perhentian Marpoyan Pekanbaru, Sabtu 28 September 2019.

“Ditengah tantangan yang semakin meningkat diantaranya perkembangan teknologi yang membuat kompetensi kerja yang selama ini diajarkan dan di bentuk tetapi sekarang menjadi tidak diperlukan karena berubahnya proses bisnis disebabkan oleh perkembangan teknologi yang berlandaskan pada robotik, artificial intelligent, internet dan big data atau yang lebih dikenal dengan revolusi industri 4.0,” kata Dia.

Dilain itu, kata Herri, kompetensi dosen yang relevan dengan kebutuhan pengembangan kompetensi disamping juga membekali alumni dengan literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia sangat diperlukan. “Dan yang tak kalah pentingnya adalah perlu memupuk kerjasama yang erat dengan dunia usaha/industri dan pemerintah atau yang lebih dikenal dengan triple helix ataupun ABG (akademisi, bisnis dan government),” ujarnya.

Herri menambahkan, pemerintah secara terus menerus berupaya untuk meningkatkan angka partisipasi kasar, namun dengan keterbatasan sumber daya yang dimiliki, maka peran masyarakat tetap diharapkan agar angka partisipasi kasar Indonesia akan dapat sejajar atau bahkan lebih tinggi dari negara-negara Asean.

Pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi melalui berbagai kebijakan dan program, diantaranya melalui transformasi Kopertis menjadi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI). Kehadiran LLDIKTI dengan tupoksi peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi diwilayah kerjanya masing melalui pembinaan dengan memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat dan akurat.

“Dalam konteks ini, diharapkan UIR untuk terus meningkatkan peranya dengan mengembangkan program prodi yang diperlukan oleh masyarakat dan pada saat yang sama meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan akreditasi prodi dan institusi,” ujarnya.

Namun demikian, disadari bahwa peningkatan kualitas pendidikan tinggi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja tetapi diperlukan usaha bersama. “Oleh sebab itu mari kita satukan langkah untuk pendidikan tinggi pendidikan tinggi yang berkualitas Kita mengajak pemerintah daerah, BUMN, parlemen. LSM, pers dan masyarakat untuk bergandeng tangan dan menyamakan langkah membantu mewujudkan pendidikan tiggi yang berkualitas,” pungkasnya. (nik)

Baca Juga

Besok, Pascasarjana Unilak Gelar Yudisium XI, Terapkan Prokes Ketat

Riaupintar.id – Akan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat, besok, Selasa 24 Nopember 2020, Pascasrajana …