Kamis , 26 November 2020

LLDIKTI X ajak Perguruan Tinggi bantu Pemerintah Cegah Penyebaran Virus Cirona

Suasana teleconference bersama LLDIKTI di Gedung Rektorat Universitas Islam Riau, Senin siang 23 Maret 2020.

Riaupintar.id — Perguruan Tinggi diharapkan aktif melakukan pencegahan Covid-19, serta ikut bersama Pemerintah membantu masyarakat mencegah virus corona. Proses belajar mengajar juga diharapkan bisa terus berlangsung meski menggunakan sistem daring (jarak jauh/online).

Hal itu disampaikan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X Prof Dr Herri, SE, MBA saat mengelar tele conference dengan beberapa Perguruan Tinggi diwilayah X, Senin 23 Maret 2020 siang.

“Yang terpenting itu bagaimana Perguruang Tinggi bisa ikut aktif dan ambil bagian membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran virus verona atau Covid-19,” kata Herri, seperti dalam rilis yang diterima redaksi.

Hal itu menurut Herri bisa dilakukan semisal perguruan tinggi yang mampu memproduksi hand sanitizer supaya dapat membagikan kepada civitas akademika masing-masing. Dan jika memungkinkan juga hendaknya bisa membagikan kepada masyarakat.

Herri juga menegaskan, virus corona tidak membuat proses belajar mengajar di perguruan tinggi menjadi terhambat. Sesuai himbauan dan edaran Pemerintah, kegiatan belajar hendaknya dilakukan dengan memanfaatkan tekhnologi informasi, yakni sistem online.

Bagi perguruan tinggi yang memiliki kemampuan tekhnologi diharapkan membantu aplikasinya kepada perguruan tinggi lain sehingga semua perguruan tinggi dapat mengikuti kegiatan belajar secara online.

”Tolong link pembelajarannya dikirim ke LLDIKTI Wilayah X untuk kami teruskan ke kementerian,” imbuh Herri.

Dalam teleconference, Prof Herri didampingi Sekretaris LLDIKTI Yandri, SH, MH, Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Ely Susanti, SE, MM dan Kepala Bagian Sumber Daya Perguruan Tinggi Febrina Fitri. Juga sejumlah Staf LLDIKTI lainnya.

Sejumlah Perguruan Tinggi yang ikut atau tergabung saat teleconferce tersebut antara lain Universitas Islam Riau (UIR), Akademi Akuntansi Indonesia, STIKIP Aisyah, Akbid Helvetia Pekanbaru, Amik Kosgoro, Unu Sumbar, Institut Kesehatan Prima Nusantara, UPI YPTK, Universitas Pasir Pengarayan, STIE Pasaman, Politeknik Caltex Riau, STIE H Agus Salim Pasang, Universitas Eka Sakti, Sekolah Tinggi Teknologi Dumai, STIKES Perintis Padang, Institut Teknologi Batam, STKip Bangko, Universitas Muhammadiyah Jambi.

Sementara Rektor UIR Prof Dr Syafrinaldi, SH, MCL yang berteleconference di ruang rapat lantai empat Gedung Rektorat, ikut menyampaikan beberapa hal terkait layanan pendidikan oleh LLDIKTI.

Ia menyebut kalau ini pertama kali UIR melakukan teleconference dengan LLDIKTI. ”Biasanya rapat-rapat kita lakukan secara langsung. Tapi disebabkan negeri kita sedang diserang virus corona, rapat bersama LLDIKTI digelar melalui teleconference,” ujar Rektor.

Banyak hal dalam rapat teleconference yang bisa disimak. Terutama terkait pelayanan akademik yang sekarang dilakukan LLDIKTI. Ada 36 jenis pelayanan diberikan untuk semua perguruan tinggi.

“Di luar itu, kita juga berkesempatan mendengar aspirasi pimpinan perguruan tinggi lain yang disampaikan kepada Prof Herri,” kata Syafrinaldi.

“UIR disamping menyampaikan problem akademik yang dihadapi juga melaporkan langkah-langkah yang telah kita ambil terkait kewaspadaan menghadapi corona. Misalnya, memproduksi hand sanitizer untuk civitas akademika,” sambung Rektor Syafrinaldi.

Ikut mendampingi mantan Dekan Fakultas Hukum itu Wakil Rektor I Dr H Syafhendry, Wakil Rektor II Dr Ir H Asrol, Wakil Rektor III Ir H Rosyadi, Kepala Biro Simfokom Hendra Gunawan, Kepala Bagian Humas dan Protokoler Dr H Syafriadi. (rls)

Baca Juga

Besok, Pascasarjana Unilak Gelar Yudisium XI, Terapkan Prokes Ketat

Riaupintar.id – Akan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat, besok, Selasa 24 Nopember 2020, Pascasrajana …