Rabu , 23 September 2020

Lockdown Lingkungan Kampus, Umri Didukung Hand Sanitizer Buatan Dosen dan Mahasiswa

Riaupintar.id — Sebagai upaya lockdown sementara lingkungan kampus sesuai dengan anjuran WHO. Mulai besok Selasa 14 Maret hingga Selasa 31 Maret 2020 mendatang, Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) akan menganti pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran jarak jauh.

Hal itu disampaikan Rektor Umri Dr Mubarak MSi kepada wartawan, Senin 16 Maret 2020, di gedung Ahmad Dahlan, kampus utama Umri, Jalan Tuanku Tambusai ujung Pekanbaru.

“Kebijakan itu diambil sesuai dengan edaran kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI dalam upaya pencegahan penyebaran wabah Corona virus Disease 2019 (Covid-19) di institusi pendidikan, dan juga maklumat PP Muhammadiyah Nomor 02/MLM/I.0/H/2020 tentang wabah Corona virus atau Covid-19,” kata Rektor.

Dijelaskan Rektor yang saat itu didampingi Wakil Rektor I, II, dan III serta para Dekan dan dosen dilingkungan Umri tersebut, selama lockdown, Umri akan melakukan mitigasi penyebaran Covid 19, yaitu pengadaan therminal scanner, sterilisasi ringan penggunaan hand sanitizer bagi pengunjung dan sterelisasi disifektan di kawasan kampus.

Untuk hand sanitizer yang akan digunakan, Rektor menyebut akan menggunakan hand sanitizer bermerk Umri yang merupakan hasil buatan oleh Dosen Prodi Kimia Rahmadini Syafri, BSc, MSc bersama mahasiswa prodi Kimia.

“Lockdown ini akan dimulai besok, karena memang yang libur itu hanya Mahasiswa, Dosen dan Karyawan tetap masuk kerja seperti biasa,” kata Rektor Umri.

Menurut Mubarak pemberlakuan pemberian Hand Sanitizer Umri ini diharapkan bisa mencegah penyebaran virus verona khususnya dikampus Umri.

“Ini merupakan bagian Umri mendukung pemerintah dalam mencegah penyebaran virus verona khususnya dilingkungan kampus. Kepada dosen kita yang membuat Hand Sanitizer Umri, yang setakad ini baru dipakai untuk lingkungan kampus, kedepan kita harapkan bisa disebarkan ke masyarakat,” harap Mubarak.

Sementara Rahmadini mengatakan bahwa Hand Sanitizer Umri yang dibuatnya bersama Mahasiswa merupakan produk yang dibuat menggunakan bahan ethanol 96 persen sesuai dengan standar WHO, pelembut kulit dan minyak esensial.

Tim produksi Hand Sanitizer Umri menurutnya telah memproduksi sebanyak 5 varian, diantaranya aroma lavender, lemon, strawberi, tea-tree dan jasmine.

“Hand Sanitizer produksi pertama akan memenuhi kebutuhan sterilisasi di kawasan Umri terlebih dahulu. Diharapkan produksi Umri sanitizer ini dapat membantu kelangkaan hand sanitizer ditengah masyarakat akibat merebaknya wabah corona,” ungkapnya. (nik)

Baca Juga

Di Danau Tiga Mata Air Kuansing, Faperta UIR Tebar Bibit Ikan

Riaupintar.id — Terdiri dari 9.000 benih ikan baung dan 1.000 benih ikan puyu. Fakultas Pertanian …