Selasa , 17 Mei 2022

Mahasiswa Unilak Juara Satu Hafiz Qur’an 30 Juz Tingkat Kabupaten Inhil, Rektor : Prestasi Membanggakan

Riaupintar.id — Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning (Unilak) Ahmad Sudaeis meraih prestasi yang membanggakan di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke LI (51) tingkat kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang berlangsung 26-30 November lalu.

Dia berhasil menjadi terbaik satu untuk cabang Hifzhil Quran 30 juz golongan putra. Ahmad Sudaeis merupakan penerima beasiswa Baznas Provinsi Riau pada Pesantren Mahasiswa Unilak 2021 yang digagas oleh Rektor Unilak Dr. Junaidi. M. Hum.

Di tahun 2021 sebanyak 40 orang mahasiswa menerima beasiswa dari Baznas Riau. Penerima beasiswa ini mendapatkan beasiswa hingga tamat/selama 4 tahun dan kebutuhan harian serta asrama disediakan. Program Pesantren Mahasiswa Unilak telah dimulai sejak tahun 2020.

Dihubungi Senin 6 Desember 2021, Ahmad mengatakan pengumuman dilakukan 30 November lalu.

“Alhamdulillah bisa menjadi terbaik satu untuk cabang Hifzhil Qur’an 30 juz golongan putra. Saya diutus dari kecamatan Keritang untuk ikut lomba di tingkat kabupaten, dan pemenang akan diutus untuk MTQ tingkat Provinsi ” ujar Anak Petani Sawit asal Inhil ini.

Anak ke lima dari 9 bersaudara ini sebelum kuliah di Unilak mengenyam pendidikan di Ponpes Miftahul Khoir Bandung. Atas keberhasilan itu, Ahmad Sudaeis mendapatkan hadiah uang tunai dan sertifikat yang langsung ditandatangani oleh bupati Inhil H Muhammad Wardan.

Rektor Unilak Dr. Junaidi. M. Hum yang dikonfirmasi terkait mahasiswa menjadi juara satu merasa bangga atas prestasi yang di Riah. Selamat untuk Ahmad Sudaeis, semoga ini menjadi motivasi mahasiswa lainnya.

“Ahmad Sudaeis ini mahasiswa angkatan 2021, yang ikut tes beasiswa Baznas Provinsi Riau untuk program pesantren mahasiswa Unilak, dan lolos bersama dengan 40 peserta lainnya. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Baznas Riau yang telah memberikan beasiswa dan ini tahun ke dua, Ahmad satu diantara penerima, beasiswa Baznas Riau sangat bermanfaat dan berguna,” ujar Junaidi.

Dijelaskan Rektor, bagi mahasiswa yang lolos program Pesantren Mahasiswa Unilak, mereka diberikan kebebasan untuk memilih Prodi yang ada di Unilak, dan dia memilih Fakultas Hukum, untuk mahasiswa PMU mendapatkan pembelajaran dalam bidang agama Islam.

“Jadi selain penguatan pendidikan akademik juga dilakukan penguatan ilmu keagamaan, ketika mereka lulus mereka akan jadi generasi generasi islami yang unggul di tengah tengah masyarakat,” pungkasnya. (rls)

Baca Juga

Program Doktor Ilmu Hukum UIR Raih Akreditasi B

Riaupintar.id — Suatu kebanggan bagi Universitas Islam Riau (UIR) terkhusus Program Studi Doktor Ilmu Hukum …