Selasa , 17 Mei 2022

Majukan Pendidikan di Indonesia, Unilak dan Umrah Jalin Kerjasama

Riaupintar.id — Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru menjalin kerjasama dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Kepulauan Riau. Penandatanganan dilakukan di gedung Rektor Unilak, Senin 17 Januari 2022.

Dari Umrah langsung hadir Rektor Prof Dr Agung Dhamar Syakti dan sejumlah dosen. Sementara dari Unilak hadir Rektor Dr Junaidi, M Hum, Wakil Rektor I Zamzami MKom, Wakil Rektor II Hardi MM, Wakil Rektor III Dr Bagio Kadaryanto, Kepala KUIK Dr Adofl Bastian, Kabag Media M Revno Ohara MIkom dan sejumlah dosen.

Saat tiba di kampus yang berada di Jalan Yos Sudarso Pekanbaru ini, Rektor Maritim disambut hangat oleh Dr Junaidi, kedua pemimpin Universitas ini melakukan dialog sebelum dilakukannya penandatanganan.

“Kami sangat senang Prof Agung menyempatkan datang ke Unilak dan kita bisa langsung ketemu dan menyambut dengan tangan terbuka. Ada kesamaan dan semakin mirip Unilak dengan Umrah, ada kesamaan nama Raja Ali Haji, kalau kami nama yayasannya Raja Ali Haji yang menaungi Unilak,” ujar Dr Junaidi diawal sambutannya.

Dikatakan Dr Junaidi, kawan kawan dan alumni Unilak banyak yang berkiprah di Kepulauan Riau, kehadiran siang ini bisa semakin mengeratkan hubungan,  Unilak memiliki 21 prodi S1 dan S2, dan mencoba pendirian Prodi baru. Kebijakan Kampus Merdeka sangat memungkinkan untuk melakukan kerja sama, kerja sama baik bidang akademik dosen atau kalau mungkinkan mahasiswa pun bisa kita lakukan pertukaran misalnya mahasiswa kami ingin bisa kuliah di sana atau mahasiswa Umrah juga bisa kuliah di tempat kami, tinggal kita rumuskan.

“Penelitian bersama, kemudian publikasi jurnal bersama juga dapat dilakukan, di Unilak ada lebih dari 25 jurnal yang telah terakreditasi Shinta, baik Shinta 2-3, tentu kerja sama ini akan memberikan dampak kemajuan bagi dunia pendidikan Riau, Kepri dan Indonesia,” sebut Dr Junaidi.

Sementara, Rektor Umrah Prof Agung menyampaikan, ada sesuatu yang luar biasa dari Universitas lancang Kuning. Kamipun kerap menggunakan terminologi Lancang Kuning dalam Kemelayuan. Ada banyak kesamaan dengan Unilak.

“Kami lihat Unilak dibawah Dr Junaidi progresnya signifikan, kita ingin juga berlari maju bersama, manfaatnya dari MoU ini tentu meningkatkan performance/kinerja bagi SDM. Kerja sama berkaitan dengan Tri Darma Perguruan Tinggi, ada keinginan masyarakat Kepri di Umrah ada Fakultas Ilmu Budaya, penamaannya bisa Fakultas Sastra dan Budaya Melayu sehingga ada keunikan,” ujar Prof Agung. (rls)

Baca Juga

Program Doktor Ilmu Hukum UIR Raih Akreditasi B

Riaupintar.id — Suatu kebanggan bagi Universitas Islam Riau (UIR) terkhusus Program Studi Doktor Ilmu Hukum …