Minggu , 19 September 2021

Masyarakat Desa Kiab Jaya Diberi Pengetahuan Tentang ASI, MPASI dan Stunting oleh Mahasiswa Kukerta Unri

Riaupintar.id — Mengingat masih tinggginya angka Stunting di Desa Kiab Jaya, Tim pengabdian masyarakat mahasiswa Kukerta Universitas Riau (Unri) di Desa tersebut mengadakab sosialisasi mengenai ASI eksklusif, MPASI, dan Stunting.

Kegiatan sosialisasi dalam rangka memberi pengetahuan kepada ibu-ibu mengenai pentingnya ASI eksklusif kepada bayi, pemberian MPASI yang baik dan benar, serta pengetahuan mengenai stunting yang digelar Rabu 28 Juli 2021 tersebut dilaksanakan di aula kantor Desa Kiab Jaya, kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan.

Acara dihadiri oleh ibu-ibu warga Desa Kiab Jaya yang memiliki anak balita dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai hand sanitizer, memakai masker, dan tetap menjaga jarak.

Pemberian MPASI dini dan stunting menjadi masalah kesehatan yang sedang terjadi di Desa Kiab Jaya. Bayi dengan usia kurang dari 6 bulan sudah diberikan MPASI padahal dengan pemberian ASI Eksklusif saja sudah cukup. Hal ini nantinya akan berdampak terhadap peningkatan kejadian stunting.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Desa Padriyanto, dilanjutkan dengan pemberian materi sosialisasi, penjelasan mengenai istilah “Isi Piringku”, dan sesi tanya jawab kemudian diakhiri dengan pemeriksaan tekanan darah gratis kepada ibu-ibu yang menghadiri acara tersebut.

Dalam sambutannya Padriyanto mengharapkan melalui sosialisasi yang diadakan Mahasiswa Kukerta Unri ini bisa menekan angka stunting yang saat ini masih cukup besar di desa tersebut.

“Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini saya berharap angka stunting yang cukup tinggi di Desa Kiab Jaya ini bisa berkurang dengan bertambahnya pengetahuan ibu-ibu sekalian,” kata Dia.

Sementara Ketua Kelompok Kukerta Unri di Desa Kiab Jaya, Eka Dwi Syaputra mengatakan acara
sosialisasi tersebut disambut baik oleh Ibu-Ibu Desa Kiab Jaya. Hal ini ditandai dengan antusiasnya Ibu-Ibu tersebut dalam mendengarkan penyampaian materi oleh mahasiswa kukerta Universitas Riau.

Selain itu, pada saat sesi tanya jawab, kader-kader Desa Kiab Jaya tampak bersemangat dalam menanyakan hal-hal yang masih belum dipahaminya.

“Kami berharap dengan diadakannya kegiatan sosialisasi tersebut dapat meningkatkan pengetahuan Ibu-Ibu Desa Kiab Jaya mengenai ASI Eksklusif, MPASI dan Stunting,” ungkap Eka Dwi Syaputra. (tim)

Baca Juga

Kado Milad ke-59, Rektor UIR Dukung Rencana YLPI Dirikan Rumah Sakit

Riaupintar.id — Rencana Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau untuk mendirikab Rumas Sakit di Jalan …