Kamis , 29 Juli 2021

MDTA Nurul IMAN III Lahirkan Tamatan Cinta dan Hafal Al Quran

Riaupintar.id — Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Nurul Iman III yang berada di Jalan Eka Sari No 7A Kelurahan Labuh Baru Timur telah menamatkan ratusan peserta didik.

MDTA Nurul Iman III yang berdiri tahun 1991 ini punya komitmen untuk memberikan pendidikan dasar Alquran sejak dini.

“Tidak hanya mengenalkan Alquran sejak usia dini, tapi kita ingin MDTA Nurul Iman III punya lulusan yang cinta dan hafal Alquran. Ini tujuan pendidikan pembelajaran yang kita terapkan di MDTA Nurul Iman III,” kata Kepala MDTA Nurul Iman III Ahmad Syah Nasution. SPdi, didampingi guru kelas Arfan Siregar dan Siti Armun, Jumat 2 Juli 2021 di Pekanbaru.

Ahmad Syah mengatakan pada tahun ajaran 2021/2022 kembali menerima peserta didik baru. Program belajar yang diajarkan di MDTA Nurul Iman III yakni mata pelajaran Alquran, Hadist, Akidah Akhlak, Fikih, SKI dan Bahasa Arab. MDTA ini juga mengajarkan tahfiz Alquran 1 juz ( juz 30), praktek ibadah (sholat fardu, sholat jenazah, zikir dan doa. Selanjutnya, di MDTA Nurul Iman III juga belajar materi Asmaul Husna dan menghafal hadist.

Tahun ini, MDTA Nurul Iman III memiliki 4 rombel mulai kelas I, II, III dan IV dengan jumah siswa mencapai 50 orang. Jumlah guru yang mengajar sebanyak 5 orang dengan rincian 3 orang tamatan sarjana pendidikan islam ( SPdI).” Alhamdulillah, juni ini kita baru saja meluluskan siswa kelas IV sebanyak 19 orang,” kata Ahmad.

Sistem pembelajaran di MDTA Nurul Iman III, kata Ahmad, dibagi dalam dua sif pagi dan sore. Pembelajaran pagi dimulai jam.7.15 sampai jam 10. Sedangkan belajar sore dimulai jam 2 sore hingga jam 5 sore.

Seluruh siswa diberi buku diktat yang berisikan materi ekstrakulikuler, keagamaan, praktek ibadah, Asmaul Husna, panduan pidato dan pantun melayu. Sementara untuk kegiatan ekskul, peserta didik diajarkan didikan subuh setiap pagi Ahad, kegiatan olahraga, khatam Alquran setiap tahun yang biasa digelar di bulan Mei atau Juni.

 

Tidak hanya itu, Madrasah juga memperkenalkan belajar diluar ruangan sambil berkreasi. Pembelajaran diluar ruangan ini untuk memperkenalkan peserta didik dengan alam. Mereka bisa mengenal hewan dan tumbuhan.” Biasanya belajar diluar ruangan ini dikawasan wisata Alam Mayang atau di kawasan kebun Binatang Kasang Kulim. Meraka lebih tahu secara langsung jenis hewan dan tumbuhan,” kata Ahmad.

Mengenai ruangan belajar di MDTA Nurul Iman III sangat representatif dengan ruangan belajar yang bersih dan dilengkapi juga rak pustaka mini di sudut ruangan. Halaman madrasah sudah di paving block, mesjid megah yang masih satu komplek dengan MDTA. Untuk biaya pendidikan siswa hanya membayar pilihan Rp 30 ribu, Rp 40 ribu dan 50 ribu setiap bulannya tergantung kemampuan orangtua siswa.

” Kebanyakan siswa kita berada di lingkungan madrasah. Ada juga sih siswa yang tinggal jauh dari madrasah tapi tidak terlalu banyak,” katanya

Selain MDTA, juga mempuyai Tempat Pendidikan Alquran (TPA) dengan program belajar membca, menulis, berhitung dan iqra.” Mari adik adik yang ingin menimba ilmu agama islam sejak dini, supaya mendaftar diri segera ke MDTA Nurul Iman III dan TPA Nurul Iman III,” ajak Ahmad

Sementara tokoh masyarakat Labuh Baru Timur H Abdul Kudus Zaini. MT, MS, TR, IPM mengatakan keberadaan MDTA sebagai lembaga pendidikan sangat bermanfaat buat anak-anak untuk belajar, menghafal membaca Alquran sejak usia dini. Siswa akan lebih dekat dan cinta Alquran.

Selain itu, kata Abdul Kudus yang juga mantan Dekan Teknik UIR ini, bahwa MDTA berperan penting dalam membentuk karakter dan akhlak anak anak sebagai pondasi pendidikan dasar agama kelak mereka.” Saya berharap anak anak kita bisa menjadi anak yang sholeh dan sholeha mencintai Al quran bisa menghafal Alquran minimal 1 juz, bisa azan di mesjid dan punya akhlak yang mulia,” kata Abdul Kudus

Abdul Kudus juga menganjurkan orangtua bisa memasukan anak anaknya menimba ilmu di MDTA. Pendidikan tidak hanya duniawi saja tetapi juga harus dibarengi dengan keimanan siswa. Bagi siswa yang sudah khatam Alquran di MDTA biasa banyak lalai.” Oleh sebab itu, saya ingatkan kembali membaca alquran jangan hanya di MDTA saja, tetapi sampai kapanpun dan dimana saja,” kata anak pendiri YLPI Riau ini. (rls)

Baca Juga

Paiman Sanen Dilantik Sebagai Kepala SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru

Riaupintar.id — Bertempat di Aula Gedung Din Syamsuddin Sekolah Menengah Kejuruan Muhamamdiyah 2 (SMK Muda) …