Sabtu , 3 Desember 2022

Membanggakan, Dosen Teknik Informatika UIR Masuk Dalam Program World Class Professor

Prof Dr Evizal ST MEng

Riaupintar.id — Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Sumber Daya Dirjen Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi Nomor 3252/E4/DT.04.03/2022 tentang Penetapan Peserta Penerima Program World Class Professor Tahun 2022, dosen program studi Teknik Informatika Universitas Islam Riau (UIR) Assoc Prof Dr Evizal ST MEng berhasil masuk dalam daftar penerima Program World Class Professor (WCP).

Dalam kegitan yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristekdikti) Republik Indonesia tersebut, Evizal masuk ke dalam 78 daftar nama akademisi lainnya yang berasal dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta dari seluruh wilayah di Indonesia.

Rektor UIR Prof Dr H Syafrinaldi SH MCL menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas apa yang di capai Evizal, dan berharap peluang ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk bisa membawa kemajuan bagi UIR dan khususnya bagi Evizal sendiri dan keluarga.

“Apresiasi yang sitinggi tinggi patut kita berikan atas prestasi yang di raih Dr Evizal ini, semoga pada tahun depan akan lebih banyak lagi dosen UIR yang ikut pada program ini,” harap Rektor.

Evizal menjelaskan, selanjutnya Dia akan berkolaborasi dengan salah satu universitas di Inggris yaitu University of Glasgow yang terletak di daerah Glasgow, Scotland, United Kingdom. Keberangkatan beliau akan dijadwalkan pada September 2022 mendatang. Kunjungannya ke University of Glasgow tersebut akan berlangsung selama 16 hingga 30 hari.

Selama di Inggris nanti dia akan lebih banyak membahas terkait diskusi kerjasama antara kedua Universitas yaitu Universitas Islam Riau dan University of Glasgow yang akan membahas mengenai research bersama, rencana penelitian kedepannya, serta akan memberikan materi berupa presentasi tentang riset yang akan dilakukan ke mahasiswa yang berada di University of Glasgow.

“September mendatang saya akan berangkat, saya akan berkunjung ke universitas WCP selama 2 hingga 4 minggu, adapun yang akan saya bahas selama di sana akan lebih banyak berkisar pada membahas jalinan kerjasama antara UIR dan University of Glasgow,” jelasnya, Jumat 19 Agustus 2022.

Selain Evizal yang berkunjung ke Inggris akan ada juga World Class Professor yang akan datang ke UIR yakni Prof Dr Qammer Hussain Abbasi yang merupakan salah satu dosen dan pakar dalam bidang elektronika skala nano pada Department of Electro di University of Glasgow, Inggris.

Sementara, Dekan Fakultas Teknik UIR Assoc Prof Dr Eng Muslim MT menyampaikan apresiasi nya kepada Evizal sebagai salah satu daftar penerima WCP sehingga kedepannya diharapkan dapat bermanfaat untuk UIR dan khusus nya Fakultas Teknik, serta mendukung juga visi dan misi UIR untuk menjadi World Class Islamic University Based on Iman and Takwa.

Untuk diketahui, Program World Class Program merupakan program tahunan yang diselenggarakan Kemendikbud Ristekdikti yang dikhususkan untuk seluruh dosen yang ada di Indonesia untuk mendapatkan kesempatan berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas diri dan mempererat kerjasama dengan universitas – universitas di luar negeri guna untuk meningkatkan kompetensi dosen dan institusi perguruan tinggi di Indonesia. Program ini sendiri digelar sebagai upaya dari Kemendikbud memberi dukungan bagi para dosen dan perguruan tinggi untuk memenuhi IKU (Indikator Kinerja Utama).

Sebab dalam kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), terdapat total delapan poin IKU yang harus dipenuhi oleh setiap perguruan tinggi. Salah satu poin yang terdapat di dalam IKU tersebut adalah berlangsungnya kegiatan dosen di luar kampus, yang mana dimulai dari kegiatan mengajar sampai meneliti dan mengabdi kepada masyarakat.

Melalui program ini para dosen yang berkesempatan masuk ke dalam program tersebut memiliki kesempatan untuk mengajar di perguruan tinggi lain di dalam maupun di luar negeri. Selain itu dari pihak perguruan tinggi asal juga bisa mendatangkan dosen dari luar negeri. Sehingga terjadi proses pertukaran dosen yang tentu masing – masing perguruan tinggi tersebut bisa saling belajar hal yang baru. (rls/nik)

Baca Juga

Kuliah di Untag Surabaya, Dosen Unilak ini jadi Lulusan Terbaik

Riaupintar.id — Menempuh studi Doktor selama 3 tahun 6 bulan, dan mendapatkan beasiswa dari Pemprov …