Minggu , 13 Juni 2021

Milad ke 13 UMRI, Rektor Mubarak Paparkan Berbagai Kemajuan yang Telah Diraih

Riaupintar.id — Muhammadiyah sebagai pilar bangsa yang mempunyai komitmen untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yang diridhai Allah SWT. Sejak awal, Muhammadiyah telah menjadikan pendidikan sebagai ujung tombak pembangunan bangsa.

Demikian disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Dr Mubarak MSi dalam sambutannya pada sidang senat Milad ke 13 UMRI, Sabtu 5 Juni 2021.

Dalam kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan dan disiarkan melalui akun youtube UMRU tersebut, Mubarak menyampaikan bahwa kiprah Muhammadiyah dalam dunia pendidikan secara nasional telah dibuktikan dengan berdirinya lembaga-lembaga pendidikan mulai dari pendidikan pra-sekolah hingga perguruan tinggi.

Dengan komitmen dan kesadaran yang mendalam ini, maka pada tahun 1993, Persyarikatan Muhammadiyah Wilayah Riau mendirikan Akademi Teknologi Otomotif (ATOM) yang selanjutnya pada tahun 1994 didirikan pula Akademi Perawatan (AKPER) Muhammadiyah. Selanjutnya pada tahun 1998, Akademi Keuangan dan Perbankan Muhammadiyah (AKPM) berdiri. Yang saat itu, berkedudukan di jalan KH. Ahmad Dahlan, Sukajadi, Pekanbaru.

Dari ketiga akademi tersebut, lanjut Mubarak, peningkatannya terus diupayakan agar dapat menjadi sebuah universitas dengan harapan dapat meningkatkan amal usaha di bidang Pendidikan sebagai salah satu pilar dakwah amar maruf nahi mungkar melalui penyelenggaraan pendidikan di Provinsi Riau.

“Tepat pada tanggal 5 Juni 2008, cita-cita Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau untuk mendirikan UMRI akhirnya terwujud berdasarkan SK Mendiknas RI. Dan dengan itu pula, UMRI tercatat menjadi Universitas Muhammadiyah ke-39 di Indonesia,” jelasnya.

Sejak awal berdirinya, UMRI memiliki 5 Fakultas yaitu Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas MIPA dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Komputer dan Fakultas Ilmu Komunikasi. Hingga pada hari ini, di usia nya ke-13 tahun, UMRI memiliki 8 Fakultas dengan 26 Program Studi.

“Menyusuri perjalanan UMRI dalam kurun waktu tersebut, telah mengantarkan kita pada perjuangan dan dakwah yang tidak akan ada ujungnya. Sudah ribuan alumni telah dihasilkan dari Rahim UMRI dan tersebar di berbagai wilayah di Provinsi Riau. UMRI tidak pernah lepas menyelesaikan permasalahan keumatan. UMRI telah berdiri tegap dan akan terus berdiri tegap,” tegasnya.

Lebih lanjut Mubarak menceritakan, perkembangan UMRI tidak lepas dari pendahulu dan dukungan masyarakat khususnya umat Islam. Oleh karena itu, UMRI harus peka terhadap denyut perasaan masyarakat dan umat. Sebagai sebuah Universitas di jaringan amal usaha Muhammadiyah, cita-cita UMRI yang penting adalah bagaimana melahirkan para pejuang Islam.

UMRI harus menjadi wadah pembinaan kader-kader Muhammadiyah yang akan andil langsung di dalam persoalan masyarakat. UMRI harus mewarnai masyarakat dan umat.

Mubarak juga menyebut kalau pidato Milad tahun ini terasa spesial bagi dirinya, karena ini adalah pidato milad tahunan terakhir pada periode Dia menjadi pimpinan di UMRI.

“Tahun depan sudah ada kepemimpinan baru dan kami serahkan sepenuhnya kepada Sang Maha Kuasa yaitu Allah SWT: “Wahai Tuhan pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa pun yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sungguh, Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu,”ujar Mubarak.

Kepada Badan Harian UMRI, Mubarak mengucapkan terima kasih atas berbagai fasilitas dan kesempatan yang diberikan sehingga Dia dapat menjalankan amanah dengan tenang. Kepada Wakil Rektor, para Dekan, para Ketua Lembaga, Direktorat, Kantor, UPT, Wakil Dekan, Kabag, Kaprodi Serta Seluruh Dosen dan Tenaga Kependidikan, kami ucapkan terima kasih karena Anda telah bekerja sangat luar biasa semata-mata untuk membesarkan UMRI.

“Sekiranya ada kegagalan sana sini, itu adalah tanggung jawab saya sebagai Rektor bukan kegagalan Anda secara pribadi,”sebutnya.

Perjalanan 7 tahun dalam menahkodai UMRI, ada catatan agar dapat ditingkatkan kedepan. Mubarak menyebut tidak akan pernah bosan untuk mengingatkan bahwa peningkatan pelayanan pendidikan UMRI saat ini sejalan dengan peningkatan kualitas Dosen melalui jenjang pendidikannya. Kedua, Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Luar Negeri dan Kerja sama dalam pengembangan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar masih perlu ditingkatkan.

“Pencapaian 8 indeks kinerja perguruan tinggi sesuai standar Kemendikbud, Peningkatan sistem manajemen mutu internal, Pencapaian akreditasi baik sekali bagi seluruh prodi dan Program yang besar adalah pembukaan program studi Pascasarjana. Untuk itu, usaha dan restu semua pihak sangat mendukung UMRI berkembang maju. Mari kita kerjakan lebih dan sepenuh hati. Dan yakinkan diri kita bahwa UMRI Tangguh, Lewati Tantangan, Genggam Masa Depan,” pungkasnya.

Dalam Milad kali ini juga diisi dengan orasi ilmiah dari Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi yaitu Dr. Aidil Haris, S.Sos., M.Si, dengan judul Revolusi Komunikasi Ditengah Pandemi Menuju Indonesia Sehat.
(nik)

Baca Juga

Bersama LPPM, Dosen FH Unilak Laksanakan Pengabdian Masyarakat di Umban Sari Pekanbaru

Riaupintar.id — Gandeng LPPM, Dosen Fakultas Hukum (FH) Universitas Lancang Kuning (Unilak) melakukan Pengabdian di …