Sabtu , 26 September 2020

Pascasarjana Unilak Gelar Seminar Nasional

Riaupintar.id — Hadirkan Ketua Asosiasi Dosen Hukum Kesehatan Indonesia Dr.dr.Muhammad Nasser, SPK.B.Law dan guru besar universitas Islam Bandung, Prof.Dr.Muhardi, Universitas Lancang Kuning (Unilak) menggelar seminar nasional dengan tema Tanggung Jawab Rumah Sakit Tentang Kelalaian Medis.

Seminar yang dilaksanakan di aula Pustaka Unilak, Sabtu 22 Februari 2020 dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan akan hukum kesehatan bagi mahasiswa Pascasarjana, dan masyarakat tersebut dibuka oleh Rektor Unilak Dr Junaidi.SS M.Hum.

Turut hadir, direktur Pascasarjana Unilak Prof.Dr.Sudi Fahmi.SH.MH, Sektretaris Pascasarjana, Dr.Helwen, Kaprodi Magister Hukum Dr.Ardiansah.SH.MAg.MH, sekaligus sebagai Ketua Panitia acara, kaprodi Magister Manajemen Dr. Fahmi Oemar SH.MH. Ketua IDI Riau dr.Zul Asdi, pengurus IDI, jajaran Wakil Rektor dan dosen Unilak.

Rektor Junaidi saat membuka seminar mengatakan seminar nasional ini merupakan bagian dari telah dibukanya prodi magister hukum konsentrasi hukum kesehatan dan ini adalah kuliah perdana. Sengaja prodi ini hadirkan ke publik untuk rekan rekan dokter dan masyarakat untuk mengambil hukum kesehatan.

Saat ini hukum kesehatan menjadi penting dan sangat diperlukan, sehingga, Unilak hadir untuk menjembatani dokter, praktisi kesehatan dan masyarakat agar memahami hukum kesehatan. Dan dalam waktu dekat di unilak akan dibuka Magister Manajemen konsentrasi manajamen rumah sakit.

“Dan Alhamdulillah kita telah bekerjasama dengan IDI Riau, dan akan bekerjasama dengan asosiasi asosiasi di Riau, karena bagi kami (Unilak) melaksanakan program studi ini, merupakan harus sesuai kebutuhan masyarakat, dan ini telah diarahkan oleh Dikti, bahwa perguruan tinggi harus dekat, sinergi dengan dunia kerja, sesuai lulusan Unilak sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya.

“Kita bicara rumah sakit dan hukum kesehatan semoga ini bisa menjadi terus berlanjut, dan insya Allah di tahun depan akan membuka konsentrasi baru.Kami terimakasih kepada IDI Riau, bagi yang mahasiswa baru bergabung bersama semoga gelar yang didapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” sambungnya.

Ketua panitia Dr.Ardiansah.SH, yang ditemui mengatakan seminar ini diharapkan mahasiswa Pascasarjana dapat menambah wawasan dan ilmu hukum, peserta berjumlah 200 orang, diantaranya 97 Mahasiswa Pascasarjana yang terdiri dari magister hukum dan magister manajemen.

Sementara Narasumber Dr.dr.Muhammad Nasser dalam pemaparannya banyak menyampaikan tentang tanggung jawab dokter, tanggung jawab rumah sakti, undang undang kesehatan, KUHP dan lain.

Disampaikan dr.Nasser yang juga dokter spesialis ini, tujuan penegakan hukum dalam praktek kedokteran, satu memurnikan profesi luhur dokter, kedua melindungi kepentingan publik dari kejahatan yang disengaja, kelalaian yang tidak patut, pembiaran yang fatal, dan ketidak hati-hatian yang beresiko.

“Ketiga menegakkan keadilan, keempat menjamin kepastian hukum, dan kelima memberikan manfaat sebesar-besarnya baik untuk instrumen hukum maupun untuk kepentingan publik,” pungkasnya. (rls)

Baca Juga

Berkomitmen Lahirkan Wirausaha Muda di Kalangan Mahasiswa, Unilak Lakukan hal ini

Riaupintar.id — Bersama Indonesia Connector Univeritas Lancang Kuning (Unilak) menggelar pelatihan dan pendampingan wirausaha mahasiswa …