Selasa , 17 Mei 2022

Pengabdian Kepada Masyarakat, Dosen FT UNRI Berbagi Pengatahuan Membuat Donat Metode Autolisis

Riaupintar.id – Membuat kue donat dengan menggunakan metode autolisis terbukti sangat mempermudah pembuatnya. Karena itu, dalam rangka berbagi pengetahuan kepada seluruh pihak, tim pengabdian kepada masyarakat Dosen Fakultas Teknik Universitas Riau (FT UNRI) memberikan pelatihan praktis kepada seluruh lapisan masyarakat.

Demikian yang disampaikan Nurfatihayati ST MT kepada redaksi, Rabu 16 Februari 2022 saat berada di Kampus Bina Widya UNRI kepada redaksi terkait dengan tindak lanjut kegiatan Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan pada 11 Februari 2022 kemarin di Kampus UNRI kepada anggota Dharma Wanita Persatuan Sub Unit Fakultas Teknik UNRI.

Dia menyebut, masyarakat tentunya familiar dengan kue donat, terbuat dari bahan-bahan yang cukup sederhana dan bisa dibuat oleh siapa saja. Meskipun demikian, dalam pembuatan donat tidaklah mudah, terutama pada tahapan proses pengulenannya sehingga banyak orang lebih memilih membeli donat yang sudah jadi.

“Bahkan ada yang memilih untuk membuat sendiri agar lebih yakin terkait dengan higienis dan terjaminnya kualitas bahan yang diolah. Karena itulah kami memberikan solusi metode autolisis dalam proses tahapan tersebut,” kata Nurfatihayati.

Fivi Zulfianilsih ST MT selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Sub Unit Fakultas Teknik UNRI dikesempatan lain mengatakan, kegiatan pelatihan-pelatihan praktis seperti ini musti banyak kita selenggarakan.

“Pelatihana pembuatan kue donat dengan metode autolisis ini tentunya sangat bermanfaat. Ibu-ibu jelas semakin bersemangat membuat makanan sehat untuk keluarga. Kegiatan ini tentunya bisa berkolaborasi dalam pelatihan-pelatihana lain untuk dapat memberdayakan para Ibu Rumah Tangga untuk lebih kreatif dan inovatifa.”

Sementara Ketua Tim Pengabdian Dra Drastinawati MSi menyebutkan, pelaksanaan pelatihan yang dilaksanakan pada Jumat 11 Februari 2022 kemarin tersebut adalah pelatihan pembuatan kue donat  dengan metode autolisis. Metode autolisis ini adalah, tepung dicampurkan dengan air dan beberapa bahan lain kemudian dilanjutkan dengan mendiamkan adonan dalam jangka waktu tertentu hingga terbentuk gluten. Proses ini dapat membuat adonan donat menjadi kalis dengan sendirinya tanpa perlu adanya intervensi proses pengulenan yang membutuhkan banyak tenaga atau energi.

“Pada pelatihan-pelatihan yang kita laksanakan, juga disampaikan tentang cara membuat cemilan lain dengan metode autolisis. Selain itu, para peserta diberikan edukasi mengenai bahan aditif berbahaya yang biasa digunakan dalam proses pembuatan kue atau roti, serta pengenalan alternatif penggantinyaa. Dengan memberikan edukasi tentang metode autolisis kepada masyarakat, tentunya hal ini akan dapata memberikan manfaat yang besar untuk meningkatkan produktivitas. Apalagi dengan metode autolisi yang kami perkenalkan, bisa memberikan semangat bagi masyarakat dalam meningkatkan produktifitasnya ditengah pandemi saat ini,” jelas dosen Fakultas Teknik ini.

Lebih lanjut, ujar Drastinawati pada pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan, juga disampaikan tentang cara membuat cemilan lain dengan metode autolisis. “Kita terdiri dari anggota tim yang terdiri dari Dr Yelmida A MSi, Cory Dian Alfarisi ST MT Nurfatihayati ST MT dan Anisa Mutamima B Eng MEng melakukan kegiatan pengabdian,” pungkasnya (rls/nik)

Baca Juga

Program Doktor Ilmu Hukum UIR Raih Akreditasi B

Riaupintar.id — Suatu kebanggan bagi Universitas Islam Riau (UIR) terkhusus Program Studi Doktor Ilmu Hukum …