Kamis , 29 Juli 2021

PPDB SMA/SMK Sederajat di Riau Ditunda, Ini Alasannya

Zul Ikram

Riaupintar.id — Pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) secara online di Provinsi Riau yang semula dijadwalkan pada 14 hingga 23 Juni 2021 terpaksa ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Penundaan tersebut setelah belum adanya solusi setelah tidak diperbolehkannya oleh Inspektorat Provinsi Riau, menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), untuk membayar pihak jaringan seluler Indosat sebagai provider untuk pendaftaran PPDB tingkat SMA/SMK/SLB secara online.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Zul Ikram, melalui surat yang disebar ke seluruh kepala sekolah SMA/SMK sederajat, mengatakan, setelah mengadakan rapat bersama Pj Sekdaprov Riau, maka diputuskan penundaan PPDB untuk tahun ajaran 2021/2022.

“Mempedomani petunjuk pelaksanaan PPDB, dan hasil rapt dengan Pj Sekdaprov  dengan stakholder lainnya, maka dengan ini disampikan, pelaksanaan PPDB online jenjang SMA/SMK Negri se Provinsi Riau, mulai tanggal 14-21 Juni 2021 ditunda pelaksanannya. Selanjutnya untuk pelaksanaan PPDB akan diumumkan kemudian, hal ini karena terdapat kendala teknis yang perlu diselesaikan,” ujar Zul Ikram, Senin 14 Juni 2021.

Dia menjelaskan, secara teknis untuk pelaksanaan PPDB secara online ditengah masa pandemi Covid-19 ini telah dipersiapkan oleh pihaknya, namun dikarenakan adanya aturan tidak boleh menggunakan dana BOS yang ada di masing-masing sekolah untuk PPDB, maka pihaknya bersama Pj Sekda, Inspektorat, Biro hukum, dan BPKAD, mencari solusi cara penggunaan anggaran, kepada provider yang akan digunakan jaringannya.

“Kita masih berjalan semua dalam pelaksanaannya, secara teknis sudah siap, sekarang masih penyempurnaan menyesuaikan sengan banyak hal terutama dengan regulasi dan ketentuan lainnya yang berlaku. Ini yang mau kita cari formatnya, jangan nanti salah dalam menjalankan sistemnya, bagaimana regulasinya yang bagus itu yang sedang dicarikan beberapa waktu kedepan,” katanya.

Zul Ikram menambahkan, pihaknya tetap akan menjalankan proses belajat mengajar sesuai dengan kalender pendidikan. Walaupun PPDB ini ditunda, namun dalam waktu dekat ini akan segera dilaksanakan PPDB.

“Intinya awal tahun ajaran baru disamakan dengan kalender pendidikan, tanggal 12 Juli sudah awal tahun ajaran baru masih ada sapce waktu. Sebenarnya dalam bahasa teknis bisa dalam seminggu ini bisa, kalau belum bisa kita tetap mencarinsolsi yang baik anak-anak tidak terkendala masuk sekolah,”pungkasnya.

Untuk diketahui, Disdik Riau telah menjalin kerjasama dengan pihak Indosat dalam pelaksanaan PPDB secara online. Dan bentuk kerjasamanya, dari pihak masing-masing sekolah dikenakan tarif penggunaan jaringan Indosat. untuk daya tampung 1-100 orang tarif Rp3.300.000, daya tampung 101-200 tarif Rp4.150.000, dan daya tampung 200 keatas tarif Rp4.400.000. Dengan total sekolah SMA/SMK mencapai 400 sekolah. (nik)

Baca Juga

Paiman Sanen Dilantik Sebagai Kepala SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru

Riaupintar.id — Bertempat di Aula Gedung Din Syamsuddin Sekolah Menengah Kejuruan Muhamamdiyah 2 (SMK Muda) …