Senin , 26 Oktober 2020

Rektor Unilak: Tidak Benar Mahasiswa Unilak Perusak Mobil Saat Demo di DPRD Riau

Riaupintar.id — Beredarnya video beralmamater Universitas Lancang Kuning (Unilak) sebagai salah satu pelaku pengrusakan mobil patroli polisi Lalulintas oleh beberapa oknum Mahasiswa saat terjadinya demontrasi beberapa waktu di DPRD Riau sangat merugikan Unilak, karena yang bersangkutan bukan Mahasiswa Unilak.

Hal itu ditegaskan Rektor Unilak Dr.Junaidi.SS.M.Hum kepada wartawan, Senin 12 Oktober 2020 terkait dengan viral nya sebuah video yang telah tersebar di masyarakat Riau dan sosial media, dalam seminggu ini. Di mana di dalam video tersebut sebuah mobil patroli polisi lalulintas yang parkir di halaman hotel di jalan Sudirman menjadi sasaran perusak massa dan provokator. Di dalam video itu puluhan pria yang menggunakan baju almamater kuning, biru, biru tua, coklat dan baju Hitam merusak mobil polisi dan membalikkan nya hingga rusak parah.

“Sejak video perusakan itu tersebar di masyarakat, Unilak telah mencari informasi di internal siapa orang yang menggunakan jaket almamater kuning. Dan ternyata pria yang berjaket Kuning itu bukanlah mahasiswa Unilak. Unilak mengapresiasi Polda Riau yang mampu menangkap provokator, perusak mobil. Pelaku jelas merusak nama baik Unilak,” kata Junaidi.

Dengan kejadian ini, Rektor meminta orang yang tidak mahasiswa Unilak untuk tidak menggunakan atribut Unilak, karena bukanlah hak mereka. Dan Rektor menghimbau mahasiswa Unilak untuk menyampaikan aspirasi secara santun dan tidak anarkis.

Unilak juga mengimbau mahasiswa untuk mewaspadai mereka mereka yang ingin merusak nama baik Unilak, dan tidak terpengaruh dengan provokator.

Sementara, Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr.Bagio Kadaryanto.SH.MH mengatakan, Dia hari ini sudah bertemu dengan direskrimum Polda Riau dan juga telah bertemu dengan pelaku, dan menanyakan motif menggunakan allmamater Unilak.

“Intinya bahwa, pelaku yang melakukan perusakan mobil polisi bukan mahasiswa Unilak, sekali lagi saya katakan bukan Mahasiswa Unilak.’ pelaku mendapatkan baju dari temannya yang katanya udah tamat,” tegas Dr Bagio.

“Saya menghimbau kepada mahasiswa Unilak untuk tidak meminjam baju allmamater kepada yang bukan mahasiswa Unilak. Dan terima kasih kepada Polda Riau,” pungkasnya. (rls)

Baca Juga

Ka Humas: Ada Upaya Menyudutkan Nama UIR dalam Kasus Corona

Riaupintar.id — Kepala Humas dan Protokoler Universitas Islam Riau (UIR) Dr. H. Syafriadi, S.H., M.H …