Kamis , 29 Juli 2021

Sambut TV Digital, KPID Riau-PCR Jajaki Kerjasama

Riaupintar.id — Digitalisasi penyiaran dimungkinkan bakal menumbuhkan peluang bagi lembaga penyiaran baru dan konten creator khususnya di Provinsi Riau.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau Hisam Setiawan, SP pada saat kunjungan kordinasi dengan Politeknik Caltex (PCR) Riau di Kampus PCR Riau, Kamis 8 Juli 2021.

“Dengan peralihan teknologi televisi dari analog ke digital yang sedang berjalan dan akan berakhir hingga 2 November 2022 diharapkan dapat menumbuhkan peluang bagi lembaga penyiaran baru dan juga konten-konten kreator lokal di Provonsi Riau,” ujar alumni Fakultas Pertanian UNRI ini.

Sememtara, Komisioner KPID Riau Bidang Pengelolaan Struktur dan Sistem Penyiaran Warsito mengatakan bahwa sistem penyiaran sesungguhnya adalah lokal dan berjaringan.

“Sistem penyiaran kita adalah lokal berjaringan atau Sistem Siaran Jaringan (SSJ), kerena mereka harus punya izin lokal dan memiliki kewajiban konten lokal minimal sepuluh persen dari total seluruh durasi siarannya,” ujar pria asal Rokan Hulu ini.

Menanggapi hal itu, Direktur PCR Dr. Mohammad Yanuar Hariyawan, S.T.,M.T mengapresiasi rencana kerjasama KPID Riau-PCR terkait produksi konten kreatif dari hasil karya mahasiswa PCR.

“Ini luar biasa, gayung bersambut, banyak sekali karya-karya mahasiswa yang diproduksi, walau kadang kala agak kesulitan mendapatkan tempat tayangnya, paling di streaming, mudah-mudahan ini akan memacu semangat para mahasiswa untuk lebih kreatif lagi,” ujar Yanuar mengakhiri.

Selain konten kreatif, KPID Riau-PCR juga berencana menjalin kerjasama sosialisasi penyiaran digital di Provinsi Riau dalam bentuk audio visual dan animasi khas budaya melayu sebagai materi edukasi kepada publik. (rls)

Baca Juga

Hebat, Tim Peneliti Unilak Ciptakan Electronic Noise

Riaupintar.id — Tim Peneliti Dosen Universitas Lancang Kuning (Unilak) dari berbagai disiplin ilmu menciptakan alat …