Jumat , 7 Agustus 2020

Suhardi Jadi kepala SMA YLPI Pekanbaru, ini Pesan Ketua YLPI Riau

Riaupintar.id — Sekolah Menengah Atas (SMA) YLPI Pekanbaru Perhentian Marpoyan terjadi pergantian kepala sekolah dari Ahyarni S.Ag kepada Suhardi.S.Pd. Pelantikan dan serah terima jabatan kepala sekolah ini digelar, Kamis 2 Juli 2020 pagi di Aula SMA YLPI Pekanbaru Jalan Kaharudin Nasution Pekanbaru.

Pelantikan kepala sekolah langsung dilakukan oleh Ketua Umum YLPI Riau Dr.H. Nurman. MSi. Hadir dalam pelantikan dan sertijab tersebut, Ketua Pembina YLPI Riau Drs H. Mukni, Dewan Pengawas YLPI Riau, Pengurs YLPI Riau, majelis guru dan perwakilan siswa.

Dr.H.Nurman.MSi selaku Ketua Umum YLPI Riau mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah sebelumnya Bu Ahyarni yang sudah mengabdikan dirinya di YLPI selama 33 tahun. Menjadi kepala sekolah hampir 4 tahun di SMA YLPI Pekanbaru Perhentian Marpoyan Pekanbaru telah banyak pemikiran dan sumbangsih yang dibuat Bu Ahyarni dalam memajukan sekolah.

“Saya sebagai Ketua Umum YLPI Riau mengucapkan terima kasih banyak atas ilmu dan pengabdian selama menjadi kepala sekolah,” kata Nurman usai serah terima jabatan, Kamis 2 Juli 2020 di Pekanbaru.

Nurman berharap kepada kepala sekolah yang baru bisa lebih giat lagi memajukan sekolah. Gali potensi yang dimiliki sekolah, tidak hanya peserta didik tapi juga guru jika punya kemampuan untuk dikembangan, maka potensi itu harus diberdayakan.

Sebagai sekolah dibawah naungan YLPI Riau, SMA YLPI Pekanbaru Perhentian Marpoyan diminta terus memadukan pendidikan keislaman dengan pendidikan umum.

“Inilah kelebihan sekolah kita. Perpaduan keislaman dengan pendidikan umum menjadi daya tarik bagi masyarakat Pekanbaru. Ciri khas sekolah ini harus terus dipertahankan agar sekolah ini terus diminati oleh masyarakat Kota Pekanbaru,” kata Nurman.

Nurman juga berpesan kepada kepala sekolah yang baru untuk terus bersatu dan selalu kompak baik guru, siswa dan orangtua. Kebersamaan seluruh warga sekolah akan menjadi kekuatan energi baru dalam memajukan sekolah.

“Kuncinya, dalam memajukan lembaga pendidikan saling kompak dan bersatu jangan berpecah belah. Karena bagaimanapun dengan selalu kompak, semua persoalan yang dihadapi sekolah bisa teratasi. Dan ini menjadi tatangan kepala sekolah yang baru,” ujar Nurman.

Sementara Kepala SMA YLPI Pekanbaru Perhentian Marpoyan Suhardi S.Pd mengatakan siap mengantarkan sekolah yang dipimpinnya menjadi sekolah unggul. Sesuai dengan visi dan misi sekolah mewujudkan seluruh warga sekolah berilmu, beriman, beramal dan berwawasan global.

Tantangan yang dihadapi sekolah terutama dalam penerimaan peserta didik baru, Suhardi telah menyusun strategis untuk lebih banyak lagi memasang spaduk dan membagi brosur ke masyarakat. Target jumlah peserta didik yang diterima tahun ajaran baru ini sebanyak 120 orang. Target ini menjadikan seluruh warga sekolah untuk terus semangat lagi dalam mempromosikan sekolah.

” Saat ini baru 50 peserta didik yang mendaftar. Target kita 120 orang bahkan lebih banyak, mudah mudahan target siswa baru bisa tercapai. Kekuatan sekolah salah satunya banyaknya jumlah peserta didik yang diterima,” kata Suhardi yang sebelumnya menjadi Kepala SMP YLPI Perhentian Marpoyan. (rls)

Baca Juga

Secara Daring, Perpisahan TK Az Zuhra Cipta Karya Meriah

Riaupintar.id — Meski dilaksanakan secara daring/Online, ditengah pendemi Covid-19, pelepasan sekaligus perpisahan murid TK AZ …