Selasa , 17 Mei 2022

Terbitkan Publikasi Internasional, Lima Mahasiswa Pascasarjana UIR Lulus Tanpa Tesis

Riaupintar.id — Berhasil memuat artikel ilmiah di jurnal Internasional yang bereputasi, Lima Mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) lulus tanpa tesis.

Kelima mahasiswa  Program Pascasarjana tersebut berasal dari Prodi Administrasi Negara angkatan 2020, mereka adalah Ardiles Daulay, Hendrawan Saputra, Darwin, Kamelia Zulandri, dan Irwanto.

Proses menamatkan perkuliahan di UIR tanpa menggunakan tesis ini sejalan dengan kebijakan dan aturan UIR yang mengatur bobot tesis yang diganti dengan publikasi jurnal internasional bereputasi.

Meski sudah dipublikasikan di jurnal internasional, mahasiswa tetap melakukan pemaparan artikel sebagai syarat kelayakan bobot dan kualitas akademis, kelima mahasiswa tersebut melaksanakan hal itu di Gedung Pascasarjana Universitas Islam Riau, Kamis 10 Februari 2022.

Pada ujian pemaparan jurnal tersebut di ketuai penguji Prof Dr H Yusri Munaf SH MHum, Dr Hj Rosmayani SSos MSi, Dr Moris Adidi yoga SSos MSi, Dr Rendi Prayuda SIP MSi, dan Dr Dia Meirina Suri SSos MSi.

Salah satu dosen pembimbing kelima mahasiswa Pascasarjana UIR Dr Rendi Prayuda SIP MSi mengatakan, dalam proses pengurusan pengajuan dan alurnya mahasiswa tetap melaksanakan seminar proposal tesis terlebih dahulu, setelah selesai melaksanakan seminar proposal baru lah mahasiswa dibebaskan memilih metode penyusunan seperti apa yang di inginkan.

“Untuk teknisnya mahasiswa tetap melaksanakan seminar proposal tesis seperti biasa dan selanjutnya setelah seminar proposal mahasiswa bisa memilih untuk menyelesaikan tesis atau memilih publikasi di jurnal internasional bereputasi dengan tetap memperhatikan masukan dan saran dari pembimbingnya,” ujar Dr Rendi.

Mendukung misi UIR yang salah satunya adalah penyelenggaraan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan bereputasi Internasional, publikasi ilmiah seperti ini merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan tidak hanya bagi mahasiswa dan dosen, namun juga untuk institusi.

Semakin banyak publikasi ilmiah yang dilakukan mahasiswa maupun dosen, akan meningkatkan reputasi institusi.

Untuk itu penting sekali mendorong kegiatan publikasi ilmiah ini agar tidak hanya dilakukan sesama dosen, namun juga sebaiknya melibatkan mahasiswa agar reputasi institusi semakin baik.

Senada dengan itu, Ardiles salah satu mahasiswa pascasarjana yang lulus tanpa penyusunan tesis mengatakan waktu yang dihabiskan untuk mulai melaksanakan penelitian hingga terbitnya jurnal adalah lebih kurang empat bulan terhitung dari awal September hingga akhir Desember 2021, yang dimana proses untuk berkonsultasi mengenai alur dan langkah penulisan jurnal dengan salah satu dosen sudah dilakukan sejak masih melaksanakan teori perkuliahan.

“Saya tertarik untuk memilih metode penyusunan tugas akhir dengan metode publikasi jurnal karena melihat sebelumnya sudah ada alumni pascasarjana yang lebih dulu menggunakan metode tersebut lalu melihat metode ini masih jarang digunakan dan setelah berkonsultasi dengan calon pembimbing ketika itu pak doktor Randi bahwa di UIR boleh saja memilih metode demikian dan penjelasan beliau mengenai metode jurnal seperti apa juga sangat solutif, berhubung publikasi jurnal ini lain daripada yang lain,” sebutnya.

Ardiles juga mengungkapkan metode penyusunan tugas akhir pada program pascasarjana baru Pascasarjana UIR yang menerapkan kebijakan ini di Riau.

Di sisi lain Ardiles menjelaskan suatu kebanggaan karena karya tulis berupa jurnal nya ini dimuat dan bereputasi internasional. Dan harapannya agar publikasi ini berguna juga untuk reputasi akademik UIR. (rls)

Baca Juga

Program Doktor Ilmu Hukum UIR Raih Akreditasi B

Riaupintar.id — Suatu kebanggan bagi Universitas Islam Riau (UIR) terkhusus Program Studi Doktor Ilmu Hukum …