Minggu , 15 Desember 2019

Tingkatkan Pengetahuan Pustakawan dan Tata Usaha, ini yang Dilakukan FIB Unilak

Riaupintar.id — Tim Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning (FIB Unilak) mengadakan kegiatan pengabdian Bimbingan Teknis (Bimtek) arsip digital yang dilaksanakan di Aula Pustaka Unilak, beberapa waktu lalu.

Tim Dosen tersebut adalah terdiri dari Rismayeti S.Sos, M.IP, sebagai Ketua dan Dr. Hj. Evizariza, M.Hum, Triono Dul Hakim, S.T, M.IP, Vita Amelia, S.T, S.Hum, M.IP, sebagai anggota.

Bimtek dalam rangka meningkatkan pengetahuan Pustakawan dan Tata Usaha sekolah di Kota Pekanbaru, itu menghadirkan narasumber Rismayeti, M.IP dan Triono Dul Hakim, M.IP.

Rismayeti Selasa 19 Nopember 2019 mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan bekerjasama dengan FPPTI (Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia) Riau.

Dia menjelaskan, salah satu indikator keberhasilan suatu sekolah dalam rangka peningkatan akreditasi sekolah adalah dokumen dan arsip yang tersedia dan tertata dengan baik, sesuai dengan peraturan pemerintah yakni UU N0. 43 tahun 2009, Negara menyelenggarakan pelindungan dan penyelamatan arsip sebagaimana dimaksud, baik terhadap arsip yang keberadaanya di dalam maupun di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bahan pertanggungjawaban setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara untuk kepentingan negara, pemerintahan, pelayanan publik, dan kesejahteraan rakyat.

“Kegiatannya dilaksanakan pada tanggal 4 April lalu, diaula gedung Pustaka Unilak, diikuti oleh 38 orang peserta terdiri dari pustakawan dan tata usaha sekolah yang ada di kota Madya Pekanbaru,”sebut Rismayeti.

Dalam Bimtek, tim juga memberikan kuisioner pretest kepada peserta, selama Bimtek peserta juga diberikan kesempatan tanya jawab, disesi tanya jawab dapat diketahui peserta sudah memahami arsip secara manual atau konvensional, tetapi sebagian besar peserta belum mengerti mengelola arsip secara digital.

“Dan kemudian kita berikan pembekalan tentang arsip digital dan pengkodean arsip, dan akhirnya mereka bisa memahami pendigitalan arsip dan pengkodean arsip,” sebutnya.

“Dari kuisioner yang diberikan peserta dapat diketahui hasil pretest dan posttest menunjukkan 100 % mereka memahami perangkat pendigitalan dan pengelolaan arsip digital, dan 50 % mereka mampu dan akan mengelola arsip digital ditempat mereka bekerja, di sini terlihat ada peningkatan setelah diadakan pelatihan,”sambungnya.

Sementara Triono Dul Hakim, sebagai narasumber saat ditemui dikampus Unilak mengatakan, pelatihan ini bermanfaat bagi peserta baik sebagai pustakawan maupun tata usaha sekolah sebagai pengelola arsip dan dokumen di perpustakaan ataupun sekolah. Bimtek terbukti dalam rangka penyiapan arsip akreditasi sekolah yang harus mempersiapkan dokumen empat tahun ke belakang, agar bisa menyiapkan arsip sesuai dengan tuntutan akreditasi sekolah.

“Setelah pelatihan ini, diharapkan kepada peserta dapat mempraktekkan atau menggunakan sistem klasifikasi arsip dan arsip digital di sekolah masing-masing,” ujar Triono. (rls)

Baca Juga

Dibuka Wagubri, Seminar Nasional PolKras V Bahas 83 Makalah

Riaupintar.id — Seminar Nasional Politik, Birokrasi dan Perubahan Sosial (Polkras V) tajaan Fakultas Ilmu Sosial …