Kamis , 26 November 2020

Tujuh Perguruan Tinggi Video Conference dengan LLDIKTI Wilayah X

Riaupintar.id — Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru Provinsi Riau ditunjuk menjadi tempat pelaksanaan Video Conference dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah X yang meliputi Provinsi Riau, Jambi, Kepulauan Riau dan Sumatera Barat, Senin 26 Agustus 2019.

Dalam pelaksanaan video conference dalam rangka memberikan pelayanan, efisien dan koordinasi yang mudah di lingkungan LLDIKTI wilayah X tersebut, dikampus Unilak diikuti 7 Perguruan Tinggi di Pekanbaru, yakni Unilak, Universitas Abdurrab (Univrab), Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), PCR, Stikes PMC dan lainnya.

Dari pihak Unilak dihadiri oleh Rektor Dr.Hj.Hasnati, Wakil rektor II Ermina Sari STP MSc, Wakil Rektor III Dr Eddy Asnawi, dan kepala Bidang Kerjasama Ir.Masnur Putra Halilintar MP.

Saat Video Conference ini terhubung langsung dengan 4 Provinsi yaitu di Sumbar, Jambi di kampus stikom Jambi, di provinsi Kepri di kampus UIB Batam.

Pelaksanaan Video Conference langsung dipimpin oleh kepala LLDIKTI Prof. Dr. Herri.MBA dan jajaran. Selama dua jam berlangsungnya Video Conference diisi dengan sesi tanya-jawab dan diskusi antara perguruan tinggi, dan pemaparan berbagai informasi terkini terkait perguruan tinggi.

Menurut Prof Heri, Video Conference ini adalah salah satu cara koordinasi antar perguruan tinggi di Empat Provinsi, dan jika ada sesuatu yang sangat penting Video Conference bisa dilakukan tanpa harus datang ke Sumbar yang membutuhkan biaya.

“Selain itu juga untuk memanfaatkan teknologi, dan kedepannya akan sering dilakukan Video Conference ini minimal sebulan sekali, dan harapan saya setiap kampus memiliki fasilitas Video Conference,” kata Prof Herri.

Dari diskusi ini berbagai pembahasan dilakukan diantaranya terkait wisuda, penerimaan mahasiswa bersama, penggunaan nomor ijazah nasional, magang mahasiswa, perizinan prodi baru dan lain lain.

Prof Heri juga mengatakan bahwa terkait program magang, LLDIKTI telah melakukan MoU dengan Kadin, tentunya peluang kerjasama sudah terbuka, antara Perguruan Tinggi, “selain itu di perguruan tinggi juga banyak para ahli dengan disiplin ilmu yang dapat membantu teman teman Kadin, dan ini tentunya juga saling menguntungkan,” ujarnya.

“Kita akan bersama sama untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi, sesama kita akan perkuat dan kerjasama dan nanti akan juga berkerjasama dengan teman-teman PTN,” sambungnya.

Sementara Rektor Unilak menyampaikan bahwa di Unilak sudah menggunakan penomoran ijazah nasional, keikutsertaan Unilak entrepreneurship, kemudian oleh Wakil Rektor III Dr Eddy Asnawi menyampaikan penambahan kuota beasiswa PPA untuk mahasiswa Unilak.

“Alhamdulillah Video Conference ini berlangsung lancar, tampilan gambar dan suara sangat jelas, dan tentunya Unilak menyambut baik adanya Videoconfere ini, karena memudahkan koordinasi ke LLDIKTI tanpa harus datang ke Sumbar,” sebut Rektor. (rls)

Baca Juga

Besok, Pascasarjana Unilak Gelar Yudisium XI, Terapkan Prokes Ketat

Riaupintar.id – Akan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat, besok, Selasa 24 Nopember 2020, Pascasrajana …