Kamis , 1 Oktober 2020

Unilak-BI Perwakilan Riau Teken MoU

Riaupintar.id — Universitas Lancang Kuning (Unilak) dan kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Riau, melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU), Jumat 27 September 2019. Kerjasama yang dialkukan pada peningkatan kualitas Perguruan Tinggi dalam hal ini pendidikan.

Penandatanganan dilakukan oleh Rektor Dr Hj Hasnati SH MH, dengan Teguh Setiadi selaku Kepala Divisi Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI perwakilan Riau, di aula gedung rektorat Unilak lantai Tiga. Turut hadir saat itu Wakil Rektor II Ermina Sari STP MSc, dan Wakil Rektor III Dr Eddi Asnawi, serta undangan lainnya.

Rektor Hasnanti bercerita bahwa Unilak telah berdiri sejak tahun 1982 yang diprakarsai oleh Pemerintah Provinsi Riau. Saat ini terdapat 19 prodi S1, dimana 16 prodi telah berakreditasi B, dua prodi akreditasi A, kemudian dua prodi Pascasarjana.

DiUnilak saat ini menurutnya ada beberapa jenis beasiswa diantarnya beasiswa dari pusat, beasiswa dari provinsi Riau, beasiswa aspirasi, beasiswa PPA, dan beasiswa dari Unilak.

“Khusus untuk piahak BI, kita berterima kasih karena pemberian beasiswa kepada mahasiswa di Unilak sangat selektif, dan dari keluarga yang membutuhkan, memiliki nilai akademik yang baik, dan bersungguh-sungguh,”Sebut Rektor.

Sementara, Teguh Setiadi dalam sambutannya mengatakan, Unilak merupakan PTS pertama yang dilakukan kegiatan ini, pemberian beasiswa BI akan memberikan manfaat yang sebaik-baiknya, dan mampu menciptakan SDM Indonesia yang unggul.

“Di Riau beasiswa baru baru diberikan ke PTN, yaitu UNRI dan UIN, dan Unilak PTS pertama. Program beasiswa ini tersebar di seluruh Indonesia, melalui kegiatan ini juga bagian dari sosialisasi atau memperkenalkan dan mendekatkan bank Indonesia kepada mahasiswa dan masyarakat Riau. Harapan’ kedepannya dapat bisa lebih bekerjasama,” Ujar Teguh.

Selain itu BI membuka kesempatan kepada mahasiswa Unilak untuk magang, “silahkan dikirimkan calon-calon mahasiswa magang, di Unilak ada kuota tertentu setiap tahun, bisa juga kerjasama yang lain tentang join research,” tambah Teguh.

Selain melakukan MoU, dari pihak BI juga diberi kesempatan menyampaikan materi tentang sejarah uang rupiah,di Indonesia, tugas dan fungsi BI, serta tentang mengenal mata uang rupiah, dan uang palsu, dalam bentuk kuliah umum, di sesi terakhir dilanjutkan dengan tanya jawab. (rls)

Baca Juga

Di Danau Tiga Mata Air Kuansing, Faperta UIR Tebar Bibit Ikan

Riaupintar.id — Terdiri dari 9.000 benih ikan baung dan 1.000 benih ikan puyu. Fakultas Pertanian …