Senin , 26 Oktober 2020

Unilak Gelar Wirid Pengajian Secara Virtual

Riaupintar.id — Wirid pengajian bulanan yang telah menjadi agenda rutin di Universitas Lancang Kuning (Unilak) tetap dilaksanakan ditengah meningkatnya kasus Covid-19 di Pekanbaru saat ini. Hanya saja jika sebelumnya dilaksanakan secara langsung, Jumat 25 September 2020 pagi ini dilaksanakan secara virtual dengan menggunakan apliaksi zoom.

Wirid Virtual ini dibuka oleh Rektor Unilak Dr. Junaidi, SS.M.Hum, diikuti oleh jajaran wakil rektor, dekan, dosen dan karyawan dengan peserta lebih dari 100 orang. Sebagai penceramah yaitu Dr. Syafrinaldi, tema wirid yaitu tetap bertawakal, berakal dan berbekal di masa pandemi.

Dr. Junaidi, dalam sambutan menyebutkan, bahwa di masa pandemi kebiasaan wirid pengajian bulanan jangan sampai hilang, justru di masa pandemi kita harus terus meningkatkan ketakwaan dengan Allah SWT. Mesti tidak bisa digelar di ruangan, wirid secara virtual tentunya menjadi cara terbaik di masa pandemi, dan ini tidak menghilangkan makna dari wirid pengajian itu sendiri.

“Kita berharap  di masa pandemi makin meningkatkan ketakwaan kepada Allah, semoga keluarga besar Unilak yang sakit dapat cepat sembuh, dan yang sehat selalu diberikan kesehatan, dan semoga corona dapat cepat berlalu,”ujar Rektor.

Sementara, Ustad Dr. Syafrinaldi dalam ceramahnya mengatakan, musibah yang paling besar di bumi ini bukanlah bencana, tapi adalah hilang keimanan untuk taat kepada Allah SWT. Di dalam hidup, Allah SWT telah memberikan solusi dalam Al-Quran, sehingga solusi ini bisa diamalkan dalam hidup, tidak ada kejadian di bumi ini secara kebetulan, tapi semua telah diatur oleh Allah SWT.

“Maka di masa pandemi ini, kita harus memperbanyak Istifar kepada Allah, mohon ampun kepada Allah,” himbaunya.

“Kita perlu tobat. Tobat menyadari setiap kesalahan yang dilakuan dan memohon ampun. Tidak ada satupun manusia yang tidak berdosa.  Di masa pandemi kita harus memperbanyak tobat, bertawakal, beramal.  Tobat ini adalah urusan pribadi kepada Allah. Menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi adalah salah satu syariat, dan Allah lah yang menyelamatkan kita. Di tengah tengah pandemi maka Allah tempat kita meminta tolong. Protokol kesehatan harus kita patuhi dan kita lakukan. Di masa ini kita harus meningkatkan ketakwaan dan bertawakal kepada Allah,  intropeksi diri dan perbanyak bekal dengan memperbanyak amal,”sambung Syafrinaldi yang juga alumni Unilak.

Di akhir wirid virtual ditutup dengan doa. (rls)

Baca Juga

50 Mahasiswa UIR Mengikuti Pembekalan Dasar Bimbingan Baca Al Quran

Riaupintar.id — Lembaga Dakwah Islam Kampus Universitas Islam Riau (LDIK UIR) menargetkan, selain mahir membaca …