Minggu , 13 Juni 2021

Universitas Lancang Kuning Gelar Lebaran Virtual

Riaupintar.id — Universitas Lancang Kuning (Unilak) melaksanakan anjuran pemerintah agar masyarakat berlebaran secara virtual dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

Kegiatan berlebaran virtual Unilak ini dilaksanakan Jumat 14 Mei 2021 atau bertepatan dengan 2 Syawal 1442 Hijriyah.

Pelaksanaan lebaran virtual menggunakan aplikasi zoom. Tujuh hari sebelum bulan Ramadhan berakhir bagian media dan promosi Universitas Lancang Kuning telah merancang rangkaian konsep lebaran virtual.

Dibimbing oleh Rektor Unilak Dr.Junaidi. SS. M.Hum konsep lebaran virtual akhirnya final. Kemudian sebelum pelaksanaan lebaran sosialisasi dan link zoom telah di sebarkan ke grup WhatsApp mahasiswa, dosen, alumni, pegawai dan sosial media.

Pelaksanaan lebaran virtual dimulai sejak jam 9.30 dan berakhir jam 11.
Diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran, kemudian tausiah singkat oleh ustad Hasan Basri.SH.MH ( dosen fakultas hukum)

Lebaran virtual diikuti oleh hampir 150 peserta, ada dosen, pegawai, alumni, mahasiswa, sekuriti, pengurus BEM dan DPM Unilak.

Ustad Hasan Basri dalam tausiyahnya menyebutkan adanya wabah virus Corona ini tidak memungkinkan untuk dilakukan silaturahmi tatap muka secara langsung. Sebagaimana dalam hadits jika terjadi wabah di suatu negeri maka janganlah kalian memasukinya, dan jika kalian berada di daerah itu (wabah) maka janganlah kalian keluar dari daerah itu

Disebutkan Hasan Basri, pelaksanaan lebaran secara virtual sudah tepat dan sudah berdasarkan hadits Nabi tadi dan instruksi pemerintah pusat maupun daerah dalam rangka memutus wabah Covid 19.

Dijelaskan Hasan Basri, silaturahmi sangat penting. ” Kenapa kita harus bersilaturahmi? yang pertama karena perintah Allah dalam AR Ra’Du ayat 21, agar menjalin silaturahmi, berbuat baik dengan kaum kerabat, sanak famili, fakir miskin. Bagaimana cara mengikat silaturahmi selalu mengingat kebaikan orang lain, kemudian kesalahan orang lain mesti di lupakan.

Diantara kita pasti memiliki kesalahan dan kekhilafan dan ini harus saling kita memaafkan. Dalam hadits Nabi kesalahan dan kekhilafan adalah dua sifat manusia. Dalam hadis lain, Rasullullah bersabda, setiap anak Adam pasti berbuat salah, dan sebaiknya baiknya orang yang berbuat salah adalah bertobat kepada Allah. Jadi kalau salah dengan manusia kita meminta maaf, kalau kita berbuat maksiat kita bertobat kepada Allah. Kenapa mesti bertobat karena kita tidak tau kapan maut akan memanggil.ujar Hasan Basri.

Sementara itu Rektor Unilak Dr. Juanidi dalam sambutannya menyebutkan bahwa lebaran virtual saat ini adalah cara yang paling tepat untuk menjalin silaturahmi dan tidak mengurangi makna dari silaturahmi itu. ” Di saat Corona jarak memisahkan kita, idul Fitri menyatukan kita.”

Disebutkan Rektor bahwa Covid 19 tidak memungkinkan untuk bersilaturahmi secara langsung atau tatap muka, namun Secara virtual ini tidak mengurangi makna dari silaturahmi dan ini sesuai dengan anjuran pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Corona.

” Saat lebaran virtual, saya senang kawan kawan dosen, pegawai dan mahasiswa dalam kondisi sehat sehat, semoga keluarga besar Unilak dijauhkan dari segala penyakit, dan bagi sakit dapat segera sembuh serta dapat mewujudkan Unilak unggul 2030″ ujar Rektor.

Dalam pelaksanaan lebaran virtual Rektor Unilak juga melakukan dialog dengan sejumlah pegawai, dosen dan mahasiswa Unilak yang berlebaran di kampung halaman masing-masing, ada yang di Makasar, Kepulauan Riau, Bogor, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rohil dan Rokan Hulu.

“Mereka mereka yang lebaran di luar Riau itu telah berangkat jauh sebelum adanya himbauan larangan untuk mudik, saat ini kuliah sedang online jadi sebelum Ramadhan mahasiswa telah kembali ke kampung halaman masing-masing. Seperti dosen Unilak yang berada Makassar itu sedang kuliah S3 dan sudah lebih dua tahun disana.”

Disebutkan Dr. Junaidi bahwa saat lebaran virtual ada banyak cerita bahagia dari kawan kawan, yang hadir di zoom saling bermaaf-maafan. ” Tadi ada yang sedang menunggu kelahiran cucu, semoga menambahkan keberkahan.”.

Yang menariknya di sesi akhir lebaran virtual, seluruh peserta kemudian berfoto bersama sambil memegang kue lebaran dan makanan tradisional daerah masinh masing, ini di lakukan agar suasana idul Fitri dapat semakin terasa.

Lebaran Virtual juga diikuti oleh wakil rektor I Zamzami.S.Kom.M.Kom, wakil rektor II Hardi SE.MM, wakil rektor III Dr Bagio Kadaryanto.SH.MH, direktur Pascasarjana Prof.Dr.Syafrani.M.Si, jajaran dekan di lingkungan Unilak, dan kepala biro, kepala bagian di lingkungan Unilak. (rls)

Baca Juga

2,5% Zakatnya, 10% Bersihnya

Riaupintar.id — Zakat dikeluarkan untuk membersihkan dan menyucikan, tidak semua harta hanya 2.5% saja. “Ambillah …