Sabtu , 23 Januari 2021

Wisuda UMRI Ditengah Pandemi, 88 Wisudawan Raih Predikat Cum Laude

Riaupintar.id — Mulai hari ini Sabtu 5 Desember 2020 hingga Senin 14 Desember 2020, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) gelar wisuda tatap muka terbatas, ini setelah lebih dari delapan bulan, UMRI melakukan seluruh kegiatan akademik secara online karena kondisi pandemi saat ini.

Memberlakukan standar protokol kesehatan yang ketat. Prosesi wisuda periode Desember merupakan wisuda
pertama dan terakhir yang diselenggarakan oleh UMRI di tahun 2020.

Setiap sesi akan diikuti oleh 30 wisudawan/ti beserta 2 orang tua/wali. Seluruh tamu undangan menerapkan serangkaian protokol kesehatan seperti menggunakan masker, faceshield dan sarung tangan (bagi wisudawan/ti), mencuci tangan dengan sabun di tempat yang sudah disediakan dan melakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki ruang acara.

Sebanyak 726 wisudawan yang berasal dari 14 program studi dan 7 Fakultas yang ada di UMRI yang dilepas pada tahun ini. Dari jumlah tersebut sebanyak 88 wisudawan dinyatakan lulus dengan pujian (cum laude).

Banyaknya mereka yang lulus dengan predikat cum launde tentu sangat membanggakan pihak kampus, terutama bagi Mahasiswa/i yang meraihnya dan orang tua mereka.

“Jadi memang, selain jumlah wisudawan terbanyak, pada tahun ini yang meraih predikat cum launde juga banyak, jadi ini sangat membanggakan bagi kita, terlebih mereka menyelesaikan studinya ditengah pandemi corona saat ini,” kata Wakil Rektor I Sri Fitria Retnawaty, S.Si, MT, Sabtu 5 Desember 2020.

Menurut Sri Fitria, dengan banyaknya lulusan yang meraih predikat cum laude menandakan ilmu yang diajarkan dosen saat proses perkuliahan mampu diserah dengan baik oleh mahasiswa.

“Artinya juga proses perkuliahan berjalan dengan baik dan berhasil. Namun tidak hanya dikarenakan sang dosen, tapi Mahasiswa pun menunjukkan mengikuti perkuliahan dengan baik, sehingga mudah menyerap ilmu yang diajarkan para dosen,” ugkapnya.

Karena itu kepada mereka yang meraih nilai cum laude, Sri Fitria berharap dapat beradaptasi dengan baik dengan tuntutan perubahan zaman.

“Perubahan zaman yang begitu cepat saat ini harus terus di ikuti, jangan kita menjadi yang terkebelakang, pesan ini juga untuk semua alumni UMRI,” pungkasnya.

http://www.umri.ac.id

Untuk diketahui pada wisuda kali ini Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan ilmu-ilmu elsakta untuk program S1 antara 2,67 – 3,90 dengan rata-rata IPK 3,39. Untuk kelompok ini, IPK tertinggi diraih Eka Putra Pratama dari Prodi Teknik Industri dengan IPK, 3,90.

Sedangkan IPK lulusan ilmu-ilmu elsakta untuk program D3 berkisar antara 3,05 – 3,77 dengan rata-rata IPK 3,51. Untuk kelompok ini, IPK tertinggi diraih Fauziyyah Saffanah dari Prodi Keperawatan dengan IPK, 3,77.

Sementara untuk kelompok ilmu-ilmu sosial, IPK Program S1 berkisar antara 3,72 — 3,92 dengan rata-rata IPK 3,41. Untuk kelompok ini IPK tertinggi diraih Adi Anggreni Putri dari Prodi Akuntansi dengan IPK 3.92.

Sedangkan untuk IPK kelompok ilmu-ilmu sosial Program D3 berkisar antara 3,33 — 3,79 dengan rata-rata IPK 3,57. Untuk kelompok ini IPK tertinggi diraih Agvi Wahyuni dari Prodi Keuangan Perbankan dengan IPK 3.79. (nik)

Ikuti info seputar umri lainnya disini : http://www.umri.ac.id

Baca Juga

Wakil Rektor III : Belum ada Kepengurusan BEM dan DPM Unilak yang Kita Sahkan

Riaupintar.id — Wakil Rekor III bidang Kemahasiswaan dan kerjasama Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru, Dr. …