Sabtu , 26 September 2020

Yayasan Pendidikan Raja Ali Haji Unilak Tetapkan Tiga Calon Rektor Unilak

Riaupintar.id — Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 304 yasrah.B1/X/2019, Yayasan pendidikan Raja Ali haji yang menaungi Universitas Lancang Kuning (Unilak), telah menetapkan tiga calon rektor yang akan bersaing memperebutkan tampuk kepemimpinan Unilak periode 2019-2023. SK tersebut ditandatangani oleh ketua yayasan pendidikan Raja Ali Haji Prof.Dr.Irwan Effendi.

Tiga calon Rektor Unilak ini merupakan kalangan internal Unilak, yakni, Dr.Junadi saat ini menjabat Wakil Rektor I, Dr. Iriansyah menjabat Dekan Fakultas Hukum dan Dr. Eddy Asnawi sebagai wakil Rektor III Unilak.

Prof Dr Ir Syafrani MSi, selaku Ketua Tim Penjaringan calon Rektor Unilak Kamis 17 Oktober 2019 menjelaskan, secara prinsip tugas dia bersama Enam orang tim penjaringan lainnya yang diamanah ke tim sebagai perpanjangan universitas dengan senat sudah terlaksana dengan baik, dan sudah tiga kali rapat, dan juga telah periksa persyaratan semua calon.

Tim tersebut terdiri Prof Dr Ir Syafrani MSi selaku Ketua, Sekretaris, Drs.M Thamrin, dan anggota Prof.Dr.Sudi Fahmi, Dr.Hamzah, ST.MT, Ermina Sari STP MSc, dan Murnawati SE.MM. Tim sudah membagi tugas, Dr. Hamzah mendesain kedudukan calon rektor,(termasuk Baliho), sementara Bu Ermina Sari untuk membuat tata tertib pemilihan.

Dijelaskannya, tim kemudian melapor kepada ketua yayasan terkait calon Rektor yang memenuhi persyaratan dan siap untuk diberikan pertimbangan oleh senat. Sesuai jadwal pemilihan akan dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2019. Didalam proses pelaksanaan pemilihan nanti, yang bertanggung jawab adalah ketua senat bukan lagi tim penjaringan.

“Tadinya yang mendaftar lima orang, dan kita periksa administrasi sesuai persyaratan, tahap awal telah lolos 4 orang, kemudian saat ingin dibuatkan SK yayasan untuk diserahkan ke ketua senat (Rektor), ternyata ada satu yang mengundurkan diri, otomatis tinggal tiga calon,” jelasnya Syafrani.

“Harapan kita Unilak dari awalkan sudah duduk dan dinyatakan bahwa Unilak harus unggul, maka unggul secara nasional harus kita capai, kalau bisa tahun 2025, nah setelah itu baru kita tancap gas unggul internasional. Kedepannya ketiga calon rektor berkompetitif dengan baik dan kalau bisa sharing-sharing, yang kita pimpin kita kita juga (Unilak), tidak berkelompok, kitakan intelektual taat pada ketentuan berlaku, kita harus punya tata kelola dan tata pamong yang baik jika kita tidak lakukan akan timbul masalah,” sambungnya mengakhiri.(rls)

Baca Juga

Di Danau Tiga Mata Air Kuansing, Faperta UIR Tebar Bibit Ikan

Riaupintar.id — Terdiri dari 9.000 benih ikan baung dan 1.000 benih ikan puyu. Fakultas Pertanian …